SUARA SUMEDANG - Aji Santoso tampak kecewa dengan performa yang diperlihatkan, oleh lini belakang anak asuhnya.
Hal tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang dilakukan setelah pertandingan usai Persebaya kontra PSIS.
Pertandingan antara Persebaya vs PSIS yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang (16/7/2023) dimenangkan oleh PSIS dengan skor akhir 2-0.
Striker Portugal milik PSIS, Carlos Fortes menjadi mimpi buruk bagi Persebaya di pertandingan pekan ketiga Liga 1 kemarin.
Menelan pil pahit di Semarang, Aji mengatakan jika pemain belakangnya masih mengharapkan keputusan wasit.
“Pemain belakang saya masih mengharapkan wasit. Pemain belakang sempat berhenti, angkat tangan baru lari lagi, akhirnya terlambat,” kata Aji dalam konferensi persnya, dikutip Suara Sumedang (17/7/2023).
Ia juga menjelaskan, jika dirinya sudah menyampaikan tak perlu mengharapkan keputusan wasit saat berada dalam pertandingan.
“Sebenarnya saya sudah sampaikan, tidak perlu mengaharapkan wasit selama wasit belum meniup peluit, tetap harus berjalan, selangkah dua langkah pemainnya bisa kedepan,” ucap Aji.
Aji pun menyayangkan, peluang yang diciptakan oleh pemain mudanya tidak berhasil dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: WOW, Hadiah Lesti Kejora untuk Rizky Billar di Ulang Tahun ke- 28 Bikin Melongok
“Saya menyayangkan peluang-peluang yang ada tidak terjadi gol, ini yang harus menjadi koreksi kami untuk berikutnya,” ungkapnya.
“Peluang Bryllian seharusnya 100 persen itu bola gol, tapi masih belum cetak gol. Kalau peluang yang tidak dikonversi menjadi gol, itu yang saya perlu cermati,” sambungnya.
Selain itu, merespon tentang pemain muda di tubuh Persebaya. Pelatih asal Malang itu menjelaskan bahwa itu merupakan hal bagus untuk memberikan kesempatan bermain pada pemain muda.
“Menurut saya sih bagus-bagus aja, artinya memberi kesempatan kepada pemain muda, kalau sampai 45 menit ternyata enggak diganti berarti penampilan pemain tersebut bagus, menurut saya tidak ada masalah,” tutupnya. (*)
Berita Terkait
-
Aji Santoso Sentil Persib Bandung, Eh Persebaya Surabaya Dibuat Keok PSIS Semarang, Begini Pembelaannya
-
Telan Pil Pahit di Kandang PSIS Semarang, Aji Santoso Sebut Masalah Mentalitas Pemain
-
Aji Santoso, di Tengah Preskon PSIS Semarang vs Persebaya, Sempat-sempatnya Sentil Performa Persib di BRI Liga 1!
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Film Menolak Punah Ungkap Mikroplastik Pakaian Sudah Masuk ke Sperma hingga ASI
-
Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Warganet: yang Harus Diubah Itu Sikap!
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga