SUARA SUMEDANG - Terjadi kebakaran lahan di pegunungan Kareumbi, Sumedang yang telah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan.
Petugas gabungan itu terdiri dari BPBD, Tagana, TNI, Polri, dan masyarakat.
Kebakaran itu terjadi pada Kamis (20/7/2023) malam. Disebutkan bahwa akses menuju lokasi kebakaran sulit ditembus oleh kendaraan.
Alhasil, petugas gabungan berusaha memadamkan api dengan cara memukul api dengan ranting pohon dan membuat sekat bakar agar api tidak meluas.
Berdasarkan keterangan Kepala Pelaksanan BPBD Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno api mulai terlihat sejak kamis petang.
Sejak itu, petugas gabungan langsung terjun ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 20.15 WIB.
“Alhamdulilah kami bersama masyarakat dan petugas lainnya berhasil memadamkan api 100 persen,” kata Atang.
Atang juga menyebutkan luasan lahan yang terbakar sekira lima hektar.
“Luas lahan yang terbakar diperkirakan lima hektar,” ucapnya.
Baca Juga: Diguyur Dana Sebanyak Rp25 Miliar, Pemkab Sumedang Kembangkan Intergrated Farming
Lebih lanjut, Atang menjelaskan dan menghimbau kepada masyarakat. Meski api sudah padam, namun masyarakat dihimbau melakukan pemantauan agar tidak terjadi kecolongan kebakaran lahan.
Penyebab kebakaran lahan di Gunung Kareumbi ini belum diketahui penyebabnya.
“Meski jarak ke pemukiman warga cukup jauh, tapi kami tetap menghimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kalau melihat titip api segera padamkan,” jelas Atang.
Atang juga menghimbau kepada pendaki untuk tidak membuat perapian.
“Untuk pendaki gunung, tolong jangan buat perapian,” tutupnya. (*)
Berita Terkait
-
Balas Sindiran, Dewi Perssik Unggah Video Saipul Jamil Diperiksa Polisi, Ungkap Awal Mula Muncul Istilah 'Hap Hap', Netizen: Ngaku udah...
-
TERBARU! Singel Lesti Kejora Berjudul 'Di Arsy-Mu', Bertema Religi Timur Tengah hingga Syuting Video Klip di Uzbekistan
-
Alhamdulillah, KPI Resmi Umumkan Pencabutan Pemboikotan Rizky Billar di TV Kemarin, Cek Faktanya!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman