SUARA SUMEDANG-Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas buka suara tanggapi kasus perselingkuhan yang marak terjadi.
Anwar Abbas mengatakan bahwa di negara Indonesia menganut falsafah Pancasila.
Berdasarkan hal tersebut menurutnya semua agama di Indonesia tidak mentolelir perselingkuhan.
"Dari keenam agama tidak ada yang mentolelir perselingkuhan," tuturnya dikutip dari YouTube Intens Investigasi baru-baru ini.
Terlebih misalnya jika wanita berselingkuh dan sudah melakukan hubungan badan.
"Kalau wanita berselingkuh dan kalau sempat berhubungan badan berarti dia telah melakukan praktek perzinaan," ujarnya.
Hal semacam itu menurutnya sudah tidak layak menjadi pasangan.
"Dia tidak lagi cocok dan layak lagi dengan pasangan hidupnya," ucapnya.
Anwar Abbas juga melihat dengan banyak beredar perselingkuhan di media sosial menandakan bahwa falsafah Pancasila sudah bermasalah dalam taraf implementasinya.(*)
Baca Juga: Tak Takut Dilaporkan Saipul Jamil, Dewi Persik Sindir: Dia Kangen Temen Lama
Berita Terkait
-
Panji Gumilang Vs Everybody: Gugat Mahfud MD, Anwar Abbas, dan Ridwan Kamil
-
Amy Qanita Merasa Tidak Enak dengan Kelakuan Syahnaz Sadiqah, Ini yang Disampiakan ke Jeje Govinda
-
Sebut Permintaan Maaf dari Rendy Kjaernett Saja Tak Cukup, Lady Nayoan: Ternyata Beda, Hanya Fantasi ...
-
Hendric Shinigami Bongkar Sikap Asli Rendy Kjaernett: pas rekam ada kamera beda hingga. . .
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik