SUARA SUMEDANG - Nama Alshad Ahmad menjadi sorotan publik, usai harimau peliharaannya mati.
Rapper Tuan Tiga Belas pun angkat bicara terkait peristiwa tersebut. Ia mempertanyakan terkait pengawasan anak harimau yang mati ditangan Alshad.
Seperti diketahui, rapper yang bernama asli Upi itu memiliki perhatian lebih terhadap harimau. Perhatian itu pun dibubuhi ke dalam lirik-lirik lagunya.
Namun yang mengejutkan Alshad, menjawab pertanyaan tersebut dengan santai dan tanpa ada rasa bersalah karena harimau peliharaannya mati.
“Jikalau boleh bertanya, dari awal mulai memelihara harimau, sudah berapa ekor yang mati dibawah pengawasan bro alshad?,” tanya Tuan Tiga Belas.
“7, semua hasil breeding sendiri dari satu indukan,” jawab Alshad.
Dari percakapan yang terlihat di sosial media Instagram itu, sejumlah netizen pun merespon dengan mengkritik terkait hewan liar yang dipelihara.
“You need to stop domesticating tigers (kamu harus berhenti memelihara harimau),” kata netizen.
“Free the animals (bebaskan binatang),” tulis netizen.
“Habitat aslinya di alam, bukan di konten YouTube,” ujar netizen.
Upi juga menuliskan dalam story Instagramnya, yang menyebut nama dari Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsut).
“Dibanding rekan-rekan media menginterview saya terkait isu yang lagi ramai, ada baiknya mending menginterview instansi yang ngasih izin, BKSDA,” kata Upi.
“Manfaatkan momen untuk mendorong regulasi jadi lebih ketat. Ketua MPR kita pak Bamsut juga pelihara singa, enggak mau push berita ini aja?,” sambungnya.
Sampai saat ini, Alshad Ahmad masih menjadi sorotan publik terkait hal tersebut. (*)
Berita Terkait
-
Anak Harimau Alshad Ahmad Mati Lagi, Netizen: ngurus anak sendiri aja kagak becus sok sok urus. . .
-
Negatif Virus Berbahaya, Alshad Ahmad Update Hasil Pemeriksaan Sementara Kematian Harimau Cenora
-
Anak Harimaunya Mati, Alshad Ahmad Justru Dirujak Netizen hingga Sindir Telantarkan Buah Hati Nissa Asyifa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau