SUARA SUMEDANG - Baru-baru ini Google Indonesia merespon adanya Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Jurnalisme Berkualitas yang diusulkan oleh pemerintah.
Dilansir dari laman resmi Google, Jumat (28/7/2023), Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas tersebut dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik.
"Alih-alih membangun jurnalisme berkualitas, peraturan ini dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik karena memberikan kekuasaan kepada sebuah lembaga non-pemerintah untuk menentukan konten apa yang boleh muncul daring (online) dan penerbit berita mana yang boleh meraih penghasilan dari iklan," terang Google.
Menurut Google, jika rancangan perpres disahkan dalam versi saat ini, pihaknya tak akan bisa lagi menyediakan sumber informasi online yang relevan, kredibel, dan beragam bagi pengguna di Indonesia.
"Akibatnya segala upaya yang telah dan ingin kami lakukan selama ini untuk mendukung industri berita di Indonesia menjadi sia-sia. Kami akan terpaksa harus mengevaluasi keberlangsungan berbagai program yang sudah berjalan dan serta bagaimana kami mengoperasikan produk berita di negara ini," beber Google.
Lebih lanjut, sejak rancangan perpres itu pertama kali diusulkan pada 2021 lalu, Google yang juga mengaku sudah terlibat dalam pembahasan regulasi tersebut, mengungkap adanya dampak negatif jika benar disahkan.
Pertama, adanya pembatasan berita media online hanya menguntungkan segelintir penerbit berita dan kemampuan Google untuk menampilkan beragam informasi menjadi terbatas, termasuk media-media kecil daerah yang berada di bawah naungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
"Masyarakat Indonesia yang ingin tahu berbagai sudut pandang pun akan dirugikan, karena mereka akan menemukan informasi yang mungkin kurang netral dan kurang relevan di internet," terang Google.
Kedua, mengancam eksistensi media dan kreator berita yang dipandang sebagai sumber informasi online utama bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Jadi Juru Kunci Liga 1, Ini PR Besar Bojan Hodak di Persib Bandung
"Kami tidak percaya rancangan perpres akan memberikan kerangka kerja yang konstan untuk industri berita yang tangguh dan ekosistem kreator yang subur di Indonesia," lanjut Google.
Harapan Google, pengesahan rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas nantinya dapat berkomitmen membangun ekosistem berita berkualitas dan memberikan solusi serta dukungan terhadap seluruh penerbit berita di Indonesia.(*)
Berita Terkait
-
Jelang Laga Uji Coba Lawan Korea Selatan, Bima Sakti Malah Coret 4 Pemain Talenta Eropa dari Timnas U-17
-
Polemik Tragedi Kanjuruhan, Erick Thohir Angkat Bicara dan Sebut Mendorong Hukuman Maksimal
-
Egy Maulana Vikri Diisukan Kembali Masuk Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Turut Memberikan Respon
-
Rahmad Darmawan Angkat Bicara Soal Larangan Suporter Liga 1 Hadir di Laga Tandang
-
Shin Tae-yong Beri Ucapan Manis pada Asnawi Mangkualam atas Performa Apiknya Bersama Jeonnam Dragons
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi
-
CEK FAKTA: Benarkah Pemprov Sulsel Habiskan Rp2 Miliar untuk Sewa Helikopter?
-
Santai Saja! Nilai Rupiah Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Bukan Alasan untuk Panik
-
Jadwal Misa Kamis Putih 2026 di Katedral Jakarta, Lengkap dengan Tata Tertib dan Lokasi Parkir
-
4 Negara Debutan di Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia
-
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
-
Harga dan Spesifikasi Chery Tiggo Cross CSH Pasca Viral Insiden Kebakaran di Tol Cikampek
-
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam
-
Harga Motor Listrik United April 2026: Jarak Tempuh Jauh, Harga Miring, Tampang Sekece Scoopy!
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?