SUARA SUMEDANG - Pemkab Sumedang menggelar diseminasi audit kasus stunting yang dibuka oleh Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan.
Erwan mengatakan perhatian Pemkab Sumedang terhadap penurunan stunting menjadi prioritas.
Ia menyebut stunting merupakan ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM).
Adapun untuk menurunkan angka stunting tersebut, Pemkab memiliki lima pilar penting yang sudah dilaksanakan.
Lima pilar tersebut, dijelaskan oleh Sekertaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Emay Kusmayati yang menyebut kasus stunting di Kabupaten Sumedang bisa tertangani dengan baik.
Strategi penanganan stunting dilaksanakan melalui Lima Pilar Intervensi yang selaras dengan visi Sumedang Simpati.
“Lima pilar penting stunting, yaitu komitmen, kampanye, konvergensi program, akses pangan bergizi dan monitoring program,” kata Emay.
Emay menyebut, berkat lima pilar tersebut stunting di Kabupaten Sumedang bisa ditangani sejak dini dengan adanya inovasi-inovasi lain.
“Kita punya inovasi pengolahan dapur sehat untuk mencegah stunting,” ucapnya.
Baca Juga: Peramal Denny Darko Terawang Peluang Rujuk Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett, Begini Hasilnya
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan berpendapat jika stunting dapat menurunkan kualitas SDM, dan menurutnya SDM merupakan elemen strategis negara sekaligus pembangunan.
“Sebagaimana telah ditetapkan dalam visi dan misi Kabupaten Sumedang, perlu adanya dukungan dan peran serta semua unsur untuk menghasilkan SDM berkualitas,” kata Erwan.
Ia pun mengatakan jika stunting menjadi permasalahan, yang harus dihadapi dan ditanggulangi oleh semua pihak.
“Stunting menjadi permasalahan yang harus dihadapi dan ditanggulangi secara terpadu dan terintegrasi melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Menurutnya yang paling berperan dalam penurunan stunting, ialah lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai individu atau pribadi.
Ia juga menjelaskan bagaimana cara menanggulangi stunting melalui lingkungan keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Promo Spesial BRI di Vilo Gelato, Ada Cashback 35 Persen Setiap Hari
-
5 Fakta CFD Ampera Palembang, Ramai Diserbu Warga tapi Picu Macet, Ini yang Terjadi
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Bobby Nasution Mediasi Masalah Lahan SMAN 5 Pematangsiantar
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah