SUARA SUMEDANG - Bernardo Tavares angkat bicara soal tudingan yang menyebut, jika dirinya tak ingin memberikan porsi bermain pada pemain muda PSM.
Hal ini mencuat karena dua pemain muda PSM Makassar, yakni Muhammad Ardiansyah dan Sandy Ferizal belum diturunkan ke atas lapangan hijau untuk bermain sampai pekan kelima Liga 1.
Tavares pun menjelaskan jika kedua pemain mudanya sudah diberi kesempatan bermain, saat melakoni laga play off kontra Bali United.
Ia memastikan jika semua pemain PSM sudah merasakan tampil pada pertandingan yang kompetitif.
“Ardiansyah dan Sandy tidak bermain dan beberapa pemain di Makassar. Kalau anda bilang dia (mereka) belum main, dia sudah main sebelumnya di dua pertandingan penting melawan Bali United,” ucap Tavares.
Memang pelatih asal Portugal itu, tidak banyak mengotak-atik line up pemainnya. Di laga terakhir kontra Bhayangkara FC, ia tak banyak lakukan perubahan dalam komposisi pemain.
Tavares menegaskan bahwa siapapun pemain yang all out saat sesi latihan dan pertandingan, akan mendapat kesempatan yang sama untuk turun ke atas lapangan hijau.
“Siapapun yang akan main, mereka harus memberikan performa menunjukan sesuatu di latihan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan jika pemilihan pemain, merupakan tugas dirinya sebagai pelatih.
“Kalau memang kita tetapkan menjalankan suatu sistem dan pilihan-pilihan yang saya buat, karena saya memilih itu dengan kapasistas saya sebagai pelatih,” jelasnnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Jangan Salah Beli! 4 HP yang Masih Worth It di Tengah Harga yang Naik
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
-
Jadi Film Terseram 2026, Salmokji Akan Tayang di Bioskop Indonesia
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan