SUARA SUMEDANG - Ferry Irawan akhirnya menghirup udara bebas, usai mendekam di balik dinginnya jeruji besi atas kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang dialami oleh Venna Melinda.
Dua insan yang diselimuti prahara ini mencari keadilan untuk masing-masing dirinya siapa yang benar dan siapa pula yang salah.
Setelah menjalani drama persidangan yang sangat panjang, akhirnya Ferry Irawan pun kembali dalam pelukan keluarga, namun tidak dalam pelukan Venna Melinda.
Hal tersebut diunggah di kanal YouTube Insert News Highlight yang berjudul 'TAK TERIMA, FERRY IRAWAN BAKAL LAPORKAN BALIK VENNA MELINDA KE POLISI USAI BEBAS DARI PENJARA'.
Kebebasan Ferry Irawan ini, disambut hangat oleh pihak keluarga yang sudah menunggu kedatangannya.
Mengajukan remisi atas hukuman yang dijalani akhirnya digabungkan pada tanggal 17 Agustus kemarin.
Melihat keadaan seperti ini, apakah sia-sia perjuangan Venna Melinda untuk menjebloskan sang mantan suami demi menimbulkan efek jera.
Alih-alih sudah menemukan jalan keluar dari permasalahan ini, remisi yang diajukan berdasarkan azas berkelakuan baik saat masa tahanan, apakah setimpal dengan kondisi mental Venna Melinda yang berusaha mati-matian demi menegakkan hukum.
Ferry Irawan merasa bahagia telah terbebas dari penjara, di sisi yang lain Venna Melinda juga merasa lega karena sudah tidak lagi bersama dengan Ferry.
Akan tetapi, dalam kasus ini masih terdapat sebuah misteri dimana Ferry Irawan dengan mudah bebas begitu saja.
Sementara, Venna berusaha semaksimal mungkin demi menuntas kejahatan yang terjadi dalam rumah tangganua.
Merasa sudah terbebas dari jeratan hukum, Ferry Irawan berupaya untuk memperjuangkan keadilan juga untuk dirinya.
Walau sebelumnya, ditetapkan sebagai tersangka satu persatu masalah telah dihadapinya.
Namun, tidak bagi Ferry untuk bisa memaafkan Venna yang sudah menjerumuskan dirinya ke dalam penjara.
Ferry menjelaskan, tak mudah untuk menjalani hari-hari di dalam sebuah penjara.(*)
Berita Terkait
-
Pekan ke-10 Liga 1, Persib Bandung bakal Menjamu RANS Nusantara FC di Stadion GBLA, Ayo Beli Tiketnya Sekarang Juga!
-
Bakal Seru! Lesti Kejora dan Rizky Billar Siapkan Kejutan Spesial di Acara Ultah SCTV 33 Xtra Ordinary, Benarkah?
-
Tiga Penyerang Ganas Disiapkan Gantikan David da Silva? Tekad Bojan Hodak Kantongi Kemenangan Persib Bandung
-
Begini Komentar Raisa Usai Tahu Dirinya akan Berduet dengan Lesti Kejora di Panggung Spektakuler HUT SCTV 33
-
David da Silva Akhirnya Resmi Jadi WNI, PSSI Panggil Striker Asing demi Pertajam Lini Serang Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
Terkini
-
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini
-
Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?