SUARA SUMEDANG - Pemilihan legislatif pada 14 Februari 2023, jadi ajang anak-anak muda unjuk gigi di unia politik. Mereka bersiap merebut hati rakyat dengan pertukaran janji politik dan realitas yang ada.
Satu di antara tokoh muda Jawa Barat yang akan maju ke gelanggang politik adalah H Asep Komarudin. Mantan Sekertaris KNPI Jawa Barat ini mengatakan saatnya anak-anak muda terjun langsung ke masyarakat.
Setelah lama mengabdi di banyak organiasasi kepemudaan kata Askom sapaanya, saatnya kembali menjadi aktivis seutuhnya yaitu mengabdi langsung pada masyarakat melalui sitem dan mekanisme baru, yakni berjuang dalam sistem untuk kepentingan masyarakat.
Askom pun memuji banyak tokoh muda bermunculan untuk menjadi bagian dari sistem pemerintahan untuk memperjuangan kepentingan masyarakat melalui partai.
Komitmen melakukan perbaikan dan juga mengusung kepentingan masyarakat menjadi landasa Askom yang saat ini berjuang di Dapil IX DPDR Provinsu Jawa Barat, yaknis Sumedang, Majalengka, dan Subang (SMS).
Ketua PW FKAPHI Jawa Barat ini juga memuju banyak pemuda yang seusia bahkan ada yang di bawahnyanya mau ikut berpartisipasi dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Kata dia, dengan banyak kalangan yang terjun langsung akan memudahkan bagi rakyat memiliuh yang terbaik dan banyak calon yang baik.
Ada berbagai kalangan baik dari tokoh masyarakat, pengusaha dan pemuda sudah menyatakan siap maju untuk memperebutkan kursi anggota DPRD Jabar.
Askom yang dikenal sebagai sosok pemuda milenial yang siap bertarung membawa perubahan bagi masyarakat. "Kita bersyukur banyak sekali teman-teman pemuda yang ikut langsung maju di pemilu 2024 nanti. Artinya sangat jelas, bahwa pemuda-pemuda di Jabar dan umumnya di Indonesi ingin perubahan dalam helatan nanti," kata dia.
Dengan banyaknya pemuda, Askom sangat yakin amanah masyarakat akan dititipkan pada pundak-pundak pemuda yang sejak dulu dikenal memiliki visi dan gerakan yang masif dalam perubahan. (*)
Berita Terkait
-
Begini Cara JABAR MANIES Targetkan 22 Juta Suara untuk Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Ridwan Solichin: Tempur di TPS
-
Imbas Insiden Mengerikan di Laga Dewa United vs Persebaya, Manajemen Green Force bakal Sidak Semua Skuad Bajul Ijo
-
Josep Gombau Langsung Ambil Tindakan Tegas pada Catur Pamungkas, Pelatih Persebaya: mengakat sikut bisa jadi...
-
Momen Kemarahan Josep Gombau yang Tersulut Emosi pada Pemain Persebaya Surabaya Ini Saat Sesi Latihan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan