Kawasan wisata Kya-Kya Kembang Jepun akan dibuka kembali pada Sabtu (10/09/2022) setelah lama ditutup. Kya-Kya yang berlokasi di Kembang Jepun tersebut akan diresmikan sebagai salah satu spot kuliner malam di Surabaya.
“Hari ini dimulai jam 18.00 WIB hingga 24.00 Wib. (Buka) Jumat, Sabtu, Minggu, seterusnya,” ungkap Wiwiek Widayanti selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata pada Sabtu (10/09/2022).
Pengunjung di objek wisata Kya-Kya Kembang Jepun nantinya bisa menikmati keindahan berbagai tampilan kesenian. Selain itu, Disbudparpora Kota Surabaya juga telah menggandeng sekitar 60 UMKM kuliner khas di kawasan Kya-Kya.
Strategi tersebut diharapkan bisa meningkatkan pendapatan warga dan membuat UMKM yang diajak kerjasama bisa berdaya saing. Tak hanya itu saja, Wiwek Widayanti juga akan berkolaborasi dengan UMKM yang ada di masing-masing kelurahan.
Acara peresmian wisata kuliner malam Kya-Kya Kembang Jepun tersebut bisa dijadikan sebagai sarana promosi bagi UMKM. Kawasan wisata ini nantinya juga akan menjajakan berbagai printilan Pecinan serta menyediakan berbagai spot foto menarik.
Tak hanya itu saja, nantinya pengunjung Kya-Kya juga bisa berwisata sembari belajar mengenai sejarah. Pembukaan kembali Kya-Kya ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kejayaannya di masa lalu.
Akan ada banyak mural yang mampu menarik perhatian pengunjung, sehingga kawasan kota lama dapat dihidupkan kembali. Ada juga penambahan lampu lampion yang akan menambah kental tema China, namun terkesan modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata