Sahrul yang merupakan warga Tambak Wedi Surabaya sedangkan Rispo Sugi, warga Pecindilan berhasil diringkus polisi karena kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Sebenarnya komplotan curanmor ini tidak hanya mereka berdua, tapi ada satu lagi bernama Firman (21) yang juga merupakan warga Pecindilan.
Dalam kasus ini diketahui bahwa kedua pelaku hendak melancarkan aksinya mencuri motor dari Febri (32) dan Aerol, warga Jatipurwo 3 Surabaya.
Akan tetapi, aksinya berhasil digagalkan dan hampir dihakimi massa.
Menurut Kapolsek Kenjeran, Kompol Buanis Yudo Haryono menjelaskan modus ketiga pelaku yang digunakan ketika beraksi adalah mencari sasaran sepeda motor yang terparkit di halaman rumah dengan syarat kunci masih menempel pada sepeda motor.
Setiap pelaku punya perannya masing-masing.
Di sini Sahrul bertugas untuk mengawasi dan Firman sebagai eksekutor yang akan mengambil sasaran.
Aksi pencurian ini dimulai pada hari Minggu (18/9) dimana Firman dan Sahrul berkeliling di sekitar kawasan Jatipurwo pada sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat berhenti di depan rumah korban, keduanya melihat ada sepeda motor Vario yang terparkir dengan kunci yang masih tertancap di motor.
Tak butuh waktu lama, keduanya berhasil mengambil sasaran tersebut dan langsung kabur.
Pada malam hari setelah berhasil mencuri sepeda motor, lantas Firman mengajak Rispo untuk menjual motor hasil curian ini ke pulau seberang, Madura.
Namun ketika hendak melewati kawasan Suramadu, polisi dan warga sudah menunggu.
Aksi penjualan motor hasil curian ini dapat digagalkan ketika keduanya akan melintas Jembatan Suramadu dari sisi Surabaya.
Mengetahui ia sudah ditunggu banyak orang, tanpa pikir panjang pelaku langsung putar balik dan melarikan diri.
Akan tetapi upaya pelarian tidak semulus pencurian tadi siang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita
-
Prediksi AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU