Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya diminta untuk mengkaji kembali tarif air bersih yang diterapkan. Pemkot Surabaya meminta hal ini terutama untuk warga yang memiliki penghasilan rendah.
Wali Kota Surabaya menginginkan adanya perbedaan tarif air bersih antara kawasan perkampungan dan cluster perumahan mulai dari menengah hingga ke atas. Eri Cahyadi pengkajian tarif ini bisa meminimalisir warga miskin yang mensubsidi warga kaya.
Selain itu, Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya juga menyampaikan bahwa warga dengan ekonomi ke atas tetap harus membayar PDAM sesuai tarif. Sementara bagi warga yang kurang mampu bisa mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Apalagi menurutnya air merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, sehingga pemerintah kota harus bisa memenuhi kebutuhan warganya. Ia berharap di tahun 2023 mendatang ketentuan baru mengenai tarif air bersih PDAM Surya Sembada sudah bisa diberlakukan.
Ia menginginkan perhitungan tarif air bersih bisa dikaji ulang bahkan mengenai skema subsidi agar seluruh warga bisa menikmati sumber daya tersebut. Bahkan, ia berharap jika berdasarkan perhitungan tarif air bisa digratiskan untuk warga sesuai dengan ketentuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak
-
Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!
-
Kampus sebagai Ruang Belajar atau Pelaksana Program Negara?
-
Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi
-
Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral
-
Istri Diberi Hadiah Mobil Rp2,2 M karena Sering Pusing dan Mudah Lelah, Diyakini 'Obat Ampuh'
-
Klasemen Liga Spanyol usai Barcelona Pastikan Juara, Slot Terakhir UCL Jadi Rebutan
-
Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung