/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 14:16 WIB
2 Mobil Terperosok Proyek Box Culvert, Wawali Surabaya Cak Ji Tegur Pelaksana Proyek (pexels.com)

Sebanyak 55 titik saluran di tengah Surabaya dirombak besar-besaran agar curah air hujan yang tinggi tidak menimbulkan banjir. 

Sayangnya pengerjaan proyek saluran tersebut terkesan asal-asalan dan nyaris membuat mobil warga celaka. 

Setidaknya ada dua mobil warga terperosok ke area Pengerjaan proyek, hal tersebut disebabkan kurangnya pengaman dan papan penanda di lokasi proyek. Kedua mobil tersebut ambles di lokasi yang berbeda. 

“Ada mobil ambles di Kayoon dan Jalan Sumatera. Sudah saya tegur pelaksana proyeknya karena mengabaikan aspek keamanan dan kenyamanan warga”, ucap Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Kamis (6/10/2022).

Rencananya, proyek sodetan saluran air di Kota Pahlawan tersebut selesai pada November 2022. Menurut Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, pengerjaan sudah mencapai 60%. 

Cak Ji, panggilan akrab Wakil Walikota Surabaya mengakui bahwa dalam proses pengerjaannya banyak menemui kendala seperti rekayasa lalu lintas. 

Selain menyoroti dua mobil yang ambles, Wawali juga meminta rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. 

Oleh karena itu perlu sosialisasi dan pengaturan lalu lintas yang lebih aktif. “Karena pengerjaannya bersamaan, titik rawan macet jadi bertambah padat. Oleh karena itu perlu sosialisasi dan pengaturan arus lalu lintas”. 

Wawali Surabaya juga meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk mengawasi penuh pelaksanaan proyek tersebut. 

Baca Juga: Bursa Transfer Musim Panas Bayern Munich Tertarik Beli Cristiano Ronaldo

Terutama harus dikerjakan sesuai spesifikasi dan selesai tepat waktu di sejumlah titik di Kota Surabaya. 

Tak terkecuali menyangkut kenyamanan dan keamanan warga, proyek harus dikerjakan dengan profesional agar kejadian mobil ambles tidak terulang. 

Bukan tanpa alasan, proyek sodetan saluran ini dikebut untuk mengatasi curah air hujan yang tinggi. Perubahan musim penghujan yang diperkirakan datang lebih awal harus menjadi perhatian dan proyek harus selesai lebih awal juga. 

Cak Ji berharap saat musim hujan tiba, titik genangan bisa berkurang drastis terutama di Subaya Pusat dan Selatan. 

Ketika kemarin hujan pun sudah terlihat hasilnya dimana tidak ada genangan yang berarti. Tentu ini merupakan kabar positif yang harus terus dikembangkan agar Surabaya bebas banjir.

Load More