Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi menyebut bahwa tragedi memilukan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu membawa hikmah bagi persepakbolaan di Indonesia dalam bagaimana pengelolaan sepak bola.
Yunus mengajak semua pihak untuk bangkit bersama dan sama-sama mengatakn bahwa sepak bola bukan hanya bertujuan untuk meraih prestasi saja. Akan tetapi, lebih dari itu sepak bola juga sebagai alat pemersatu bangsa dan ajang silaturahmi.
"Di tengah berduka, kita harus bangkit bersama," kata Yunus saat memberi sambutan dalam Kongres Asprov PSSI Aceh di Sigli, Kabupaten Pidie, dikutip ANTARA, Senin (10/10/2022).
Yunus juga berharapa agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Selain itu, dia juga mengajak kepada seluruh pecinta sepak bola di Tanah Air untuk bersama-sama menyiapkan panggung bagi para suporter agar dapat datang ke setiap stadion dengan niat yang baik untuk mendukung tim kesayangannya bertanding.
DI sisi lain, Yunus juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan momentum penuh duka ini untuk kepetingan sekelompok orang atau menjadikannya untuk kepentingan politik.
Selain itu, dia juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang berusaha untuk menjatuhkan Ketua Umum PSSI Pusat atas terjadinya tragedi Kanjuruhan, Malang.
Ia menilai bahwa masalah ini akan menemui titik terang dan menemukan jalan solusi.
Oleh karena itu, dirinya juga mengajak kepada semua pengurus PSSI agar lebih hati-hati dan waspada dalam mengelola sepak bola agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.
Baca Juga: Penjual Dawet hingga Kericuhan di Tribun Jadi Hoaks Terparah dalam Tragedi Kanjuruhan
Dalam momentum tersebut, Yunus berharap Kongres Asprov PSSI Axeh 2022 ini dapat dimanfaatkan oleh pengurus PSSI Aceh untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah dan tim yang baik dalam menghadapi PON 2024 di Aceh beberapa tahun ke depan.
Editor: Elara
Sumber: Antaranews.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 Bedak Viva yang Bagus dan Tahan Lama untuk Pemakaian Sehari-Hari
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen