Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keakuratan bukti terjadinya tragedi yang menewaskan ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan, Malang.
TGIPF mendatangi beberapa titik manajemen klub sepak bola Arema dan juga Rumah Sakit Saiful Anwar. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menggali informasi dan mencari bukti penyebab pasti kematian korban.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, ada 37 korban yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit akibat tragedi Stadion Kanjuruhan.
Sejumlah tim dibentuk untuk mengusut tuntas dan mencari fakta mengenai tragedi memilukan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022 lalu.
Investigasi dilakukan secara mendalam mulai dari perencanaan pertandingan, persiapan, pelaksanaan, hingga terjadinya kerusuhan sampai penanganan korban pasca kerusuhan.
Hasil dari investigasi ini bisa ditemukan siapa yang bertanggung jawab di setiap tahapannya.
Tim TGIF dibagi menjadi sejumlah kelompok yang akan mendatangi para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola antara Persebaya dan Arema tersebut.
Satu tim mendatangi panitia pelaksana, manajemen Arema, dan mencari informasi dari perwakilan suporter.
Sedangkan tim lainnya mendatangi pihak pengamanan mulai dari Polres, Satbrimob, hingga Kodim 0818 Malang.
Baca Juga: Gus Halim: Gernas BBI Jadi Ruang Promosi Produk Unggulan Desa
Tim ini sebelumnya juga sudah mendatangi beberapa pihak di Surabaya. Sisa tim yang berada di Jakarta bertugas untuk mendapatkan keterangan yang dapat diakses.
Sejumlah barang bukti sudah didapatkan termasuk CCTV di dalam stadion. CCTV ini akan memberikan gambaran secara jelas apa yang terjadi pada saat itu ketika terjadi kerusuhan.
Barang bukti ini dikumpulkan untuk memperkuat dan mempertajam analisis TGIF sehingga peristiwa Kanjuruhan ini dapat diungkap secara menyeluruh.
Selain itu TGIF juga mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak baik dari panitia penyelenggara, pihak pengamanan, hingga pihak korban.
TGIF juga akan meninjau Stadion Kanjuruhan untuk memastikan kondisi dan standar kelayakan stadion.
Tim juga akan mendatangi korban luka yang sudah kembali dari rumah sakit untuk mendapatkan kesaksian yang lebih utuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Scary Movie 6 Resmi Kembali! Reuni Core Four yang Siap Mengocok Perut Sampai Kram
-
5 Two Way Cake yang Anti Dempul Menurut Ulasan Pembeli: Coverage Bagus, Menahan Minyak, dan Awet
-
9 Jadwal Piala Dunia 14-15 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Belanda vs Jepang
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Rahasia Kulit Mulus Tanpa Ribet: Perawatan IPL Kini Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah