Setelah kabar mengejutkan datang dari Kapolda Jatim Irjen Pol Teddy Minahasa terkait kasus narkoba, Pola Metro Jaya juga dikabarkan mengkap empat anggota polisi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Dikutip Suara.com pada Sabtu (15/10/2022), Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka pada empat orang anggota polisi tersebut.
Keempat anggota polisi itu diantaranya yakni anggota Satresnarkoba Polres Jakbar Aipda AD, Kapolsek Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol KS, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Aiptu J dan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawira Negara.
"Sudah ditetapkan tersangka," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).
Lebih lanjut, Mukti menyampaikan bahwa penetapan status tersangka pada keempatnya dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara kasus tersebut.
Keempat tersangka itu pun kini ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya.
"Sudah ditahan di Polda Metro Jaya," ujar dia.
Dalam rangkaian kasus narkoba Irjen Teddy Minahasa, Polda Metro Jaya telah menetapkan 11 orang tersangka termasuk Irjen Teddy.
Enam diantaranya merupakan warga sipil. Mereka berinisial HE, AR, L, A, AW, dan DG.
Sedangkan sisanya merupakan anggota Polri. Mereka yakni, Irjen Teddy Minahasa, Aipda AD, Kompol KS, Aiptu J, dan AKBP Doddy Prawira Negara.
Sementara itu, mengenai kasus penangkapan Kapolda Jatim Irjen Pol Teddy Minahasa, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Teguh Santoso yang mengklaim bahwa ia sudah sejak lama mendengar soal tiu.
Ketua IPW itu mengaku bahwa ia telah cukup lama mendengar isu Kapolda baru Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa sebagai pengguna narkoba.
"Pernah dengar isu, ternyata itu jadi kenyataan. Karena seorang pengguna narkoba itu ketergantungan," kata Teguh dikutip Suara.com, Jumat (14/10/2022).
Di sisi lain, ia juga tidak menyangka bahwa isu tersebut benar adanya pasca kasus penangkapan jenderal dua bintang tersebut dilakukan.
Awalnya, Teguh juga meragukan kalau yang bersangkutan hanya sebagai pengguna saja. Ia bahkan menduga bahwa Kapolda Jatim mempunyai hubungan dengan jaringan pengedar narkoba, terlebih jabatannya sebagai kepolisian daerah.
"Kalau Jenderal ya saya rasa bukan hanya pengguna, pasti terkait atau mengetahui adanya jaringan ini. Dia kan pasti mendapat sulpai barang itu kalau dia jenderal," kata Teguh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN