Dari semua nama yang ikut terseret dalam kasus ini , ada beberapa nama yang merupakan tokoh publik yang cukup terkenal.
Sejauh ini ada lima nama tokoh publik yang ikut dilaporkan atas dugaan investasi bodong dengan menawarkan paket investasi trading dengan skema ponzi dan investasi robot trading multi level marketing (MLM) ebook.
Nama-nama yang terseret kasus ini adalah Atta Halilintar, Kevin Aprilio,, Mario Teguh, Taqy Malik, dan Adri Prakasa.
Kelima tokoh publik ini dilaporkan oleh para korban ke Bareskrim Polri pada hari Rabu (26/10). Kelimanya dilaporkan karena ikut menerima keuntungan baik dari hasil promosi atau hasil lelang.
Kuasa hukum korban, Zainul Arifin merincikan, Atta Halilintar diduga telah menerima uang hasil penipuan robot trading dengan melelang bandananya senilai Rp. 2,2 miliar.
Hal yang sama juga terjadi pada Taqy Malik yang sama-sama dilaporkan karena diduga telah menerima aliran dana dari tindak pidana kejahatan. Taqy sudah melelang sepedanya dan mendapatkan Rp. 700 juta.
Sedangkan Kevin Aprilio dan Adri Prakasa dilaporkan karena telah mempromosikan aplikasi robot trading ini melalui media sosial.
Sementara Mario Teguh diduga berperan sebagai founder dari Billions Group Net89 dan ikut mempromosikan serta mempengaruhi orang lain untuk menjadi member Net89.
Zainul mengatakan sekarang ini total ada 230 korban dalam kasus investasi bodong ini dengan total kerugian hampir mencapai Rp. 28 Miliar. Sedangkan nama pelaku yang dilaporkan ke polisi sejumlah 132 orang termasuk kelima tokoh publik di tas.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Robot Trading Net89, Trading yang Menyeret Nama Sejumlah Publik Figur
Di tengah panasnya kasus ini, tidak diketahui keberadaan Reza Paten yang menjadi founder dari robot trading Net89 ini.
Menurut pengakuan dari Atta Halilintar, dia menyebut lelang yang dia melalui mekanisme yang sah. Sistem penjualan juga bersifat terbuka dan diikuti banyak orang.
Ia meminta agar kasus ini tidak digoreng menggunakan nama dirinya seolah dirinya yang bermain robot trading atau menipu.
Dari hasil penjualan badana senilai Rp. 2,2 miliar tersebut sudah ia gunakan untuk membangun masjid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara
-
5 Film Sci-Fi dari Masa ke Masa yang Bikin Optimis Sambut Masa Depan
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Bangkit dari Post Holiday Blues Usai Mudik Lebaran: 7 Cara Cerdas Balik ke Realita Tanpa Drama
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri