Menurut Guspardi Gaus, hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) pada 23-28 Mei 2022 lalu menunjukkan hanya 43 persen masyarakat yang tahu akan pelaksanaan Pemilu 2024.
“ini tentu memprihatinkan, maka Komisi II DPR RI secara intensif bekerja sama dengan KPU menyelenggarakan sosialisasi mengenai Pemilu 2024 untuk menyebarkan informasi terkait dengan pemilu secara lebih luas kepada masyarakat,” kata Guspardi di Jakarta, Senin.
Selain itu, dia mengatakan sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi masyarakat yang memiliki hak pilih yang dimaksudkan agar publik bisa mengetahui informasi tentang kepemiluan dan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk turut aktif dalam pemilu.
Kemudian diharapkan adanya upaya masyarakat untuk terlibat dalam setiap tahapan pemilu sebagai pemilih, penyelenggara, maupun sebagai peserta pemilu 2024.
"Sebelum pemungutan suara dilaksanakan, masyarakat yang punya hak pilih harus memastikan terdaftar sebagai pemilih dan paham hak dan kewajiban nya serta mengetahui kapan pemungutan suara dilaksanakan,"Kata dia.
Guspardi mengatakan masyarakat harus tahu siapa saja calon yang berkontestasi dengan melihat rekam jejak sehingga harus memilih calon yang bisa mewakili aspirasi masyarakat.
Selain itu menurut Guspardi, masyarakat jangan terpengaruh dengan iming-iming sejumlah uang hanya untuk memilih seseorang, sehingga tolak politik uang dan memilih berdasarkan hati nurani.
"Karena itu diharapkan informasi yang diperoleh dari sosialisasi pemilu tidak hanya berhenti harus ditularkan dan diteruskan kepada masyarakat lainnya sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat luas," ucapnyanya.
Dia mengajak semua masyarakat menyambut Pemilu 2024 untuk mendorong terciptanya pemilu yang berkualitas dan berintegritas, serta pemilih yang berdaulat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Viral Guru Cium Pipi Murid Laki-Laki, Disebut Sering Ajak Nginap di Rumah
-
Bebas Tikus dan Kecoa! Standar Higienis Dapur Makan Bergizi Gratis Ditingkatkan Se-Indonesia
-
Oknum Dosen Lecehkan Wanita di Minimarket Parepare, Nyaris Diamuk Massa
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
-
Warga Sinjai Stop Beli Gas, Pakai Biogas Kotoran Sapi
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS
-
Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya