Beberapa waktu terakhir pihak kepolisian telah menindak tegas beberapa penjahat jalanan di Surabaya.
Namun, sepertinya para penjahat jalanan Surabaya tidak takut dan jera untuk melancarkan aksinya. Seperti yang dialami oleh Aditya di Jalan Jagir Wonokromo, Selasa (15/11/2022) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Dihubungi wartawan, Adit mengatakan jika kejadian tersebut terjadi di pagi hari ketika ia hendak keluar dari ruko tempat ia bekerja.
Tiba-tiba Adit dihampiri oleh sepasang anak muda yang mengendarai motor dan langsung mengambil tas yang dipegangnya. Beruntung, kedua jambret tersebut gagal menjalankan aksinya mengambil tas karena Adit sempat melawan.
“Pelakunya dua orang masih anak-anak. Mungkin mereka mangkel karena gagal merampas tas saya sehingga langsung mengayunkan senjata tajam ke lengan saya, ini tadi dibawa ke RS,” kata Aditya, Rabu (14/11/2022).
Aditya lantas heran karena aksi kedua jambret tersebut terbilang nekat. Aksi penjambretan tersebut terjadi di Jalan utama dan waktu masih menunjukan jam 09.00 WIB.
Ia menambahkan, saat itu ia baru melaju beberapa puluh meter dari kantornya. Lalu, motor Aditya dipepet dua pelaku dari arah kiri dengan mengendarai motor jenis Honda Scoopy abu-abu. “Dua bocil (bocah cilik). Pakai Scoopy abu-abu tanpa plat nomor, yang depan nyetir sama ngambil tas saya,” imbuh Adit.
Saat dirampas, Adit reflek langsung menarik tangannya dan penjahat jalanan tersebut gagal menarik tas Adit. Namun, pelaku yang dibonceng langsung mengayunkan sajam ke tangan Adit dan kabur.
“Nah, saat itu juga pelaku yang belakang langsung menyabetkan sajam ke arah saya hingga mengenai lengan saya. Keduanya lantas kabur ke timur arah Panjang Jiwo. Sedang saya berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” tegas Aditya.
Baca Juga: Anggap Anies Baswedan Caper ke Gibran, Guntur Romli Soroti Sikapnya saat Pertemuan: Biasanya Arogan
Atas insiden tersebut, Aditya belum melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Ia beralasan, karena tak ada barang yang dibawa oleh para pelaku. Meski begitu, ia berharap kepolisian bisa lebih intens untuk menggelar patroli baik di lokasi kejadian dan lokasi rawan lain.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo AKP I Made Gede Sutanaya tak mengetahui kejadian tersebut. “Saya belum tahu. Coba saya cek dulu ya,” kata Made via telepon.
Meski demikian, Made berjanji akan lebih intens menggelar patroli kring serse serta patroli penggal jalan di lokasi itu maupun di lokasi rawan kejahatan lain. “Nanti akan lebih intens patroli,” pungkas mantan Kanit Idik Satreskoba Polrestabes Surabaya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
-
Babak Baru Skandal Bea Cukai: KPK Tetapkan Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Tersangka!
-
25 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Lengkap dengan Link Download dan Cara Memakainya
-
4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Hari Ini 23 Juli 2026: Panen Rezeki dan Peluang
-
Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis