/
Minggu, 20 November 2022 | 19:10 WIB
Gelar PSLI di Surabaya, 17 Lukisan SBY ikut Dijual, Berapa Harganya? (jatim.antaranews.com)

Terdapat 17 lukisan karya Presiden RI ke- 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut meramaikan Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2022 di Surabaya

SBY diundang secara khusus untuk mendisplay karya-karyanya dalam kegiatan rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-77, yang diselenggarakan di Gedung JX International Surabaya, 18-27 November 2022.  

"Selain juga dijual, tujuan utamanya agar masyarakat Surabaya dan sekitarnya dapat melihat secara langsung karya-karya lukisan Pak SBY," kata Ketua Penyelenggara M Anis, Jumat malam (18/11/2022), dikutip dari Antara. 

PSLI adalah agenda rutin setiap tahun yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. 

Penyelenggaraan tahun ini diikuti oleh sebanyak 220 pelukis dari berbagai daerah se-Indonesia, yang menempati 130 stan dan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Anis mengaku tidak tahu berapa harga lukisan karya SBY yang dijual di ajang ini.

"PSLI itu para pelukis dilarang mencantumkan harga. Harga itu disampaikan secara lisan saja. Kalau transaksi kami juga tidak melakukan pungutan komisi. Pak SBY saya juga gak tahu karya-karyanya dijual berapa," ujarnya.  

Selain pengunjung umum yang memanfaatkan karya-karya lukisan SBY sebagai latar belakang untuk swafoto, juga menjadi perhatian bagi para seniman asal Kota Surabaya dan sekitarnya. 

Salah satunya pelukis senior asal Kota Surabaya Asri Nugroho yang mengaku kagum dengan karya-karya SBY.

Baca Juga: Sampai Sewa Suster Khusus, Tak Banyak yang Tahu Ternyata Krisdayanti Terapkan Diet untuk Amora

"Saya tahu Pak Susilo Bambang Yudhoyono itu dengar-dengar melukis. Tapi tidak tahu kalau karyanya ternyata bagus-bagus. Ini karya yang benar, sebagai lompatan awal seorang pelukis ya seperti ini," katanya.  

Nuansa realis dan kedetailan lukisan di seluruh karya Susilo Bambang Yudhoyono tampak muncul begitu kuat dengan pemilihan warna-warna cerah, yang mungkin secerah suasana hatinya. 

Asri Nugroho menilai SBY benar-benar memanfaatkan kegemaran melukisnya sebagai sarana rekreasi. 

"Bisa jadi untuk menenangkan pikiran di tengah panasnya suhu politik Tanah Air, setelah tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI," tuturnya.

Load More