Berkat gaya hidup sehatnya, tak heran jika sosok Krisdayanti selalu tampil awet muda. Ternyata, pola hidup sehat ini juga telah ia terapkan untuk Amora sang buah hati tercinta.
Usut punya usut, Krisdayanti ternyata memang disiplin soal gaya hidup hingga sudah menerapkan diet untuk Amora.
Hal ini tak sengaja diketahui oleh Ashanty saat istri Raul Lemos tersebut sedang merencanakan program diet untuk Amora.
Melalui cuplikan YouTube, awalnya Kellen dan Amora sedang bermain bersama Arsyi.
Tak berselang lama, Arsyi mengetahui bahwa sang kakak sedang menjalani masa program diet dan menceritakan hal tersebut kepada sang bunda yakni Ashanty.
"Bunda kak Amora diet bund, kak Amora diet," kata Arsy.
Terkejut, Ashanty kemudian menanyakan hal tersebut kepada suster pendamping Amora.
"Hah, iya? Ini susternya Amora? Khusus buat diet? Jangan terlalu ketat mbak," tanya Ashanty.
Dihimpun dari laman Hops.id, mendapat pertanyaan begitu, suster yang ternyata memang dibayar untuk menjaga berat badan Amora itu mengatakan bahwa ia juga dibayar khusus untuk mengatur diet Amora.
Baca Juga: Pelaku Penghina Iriana Jokowi Berdalih Guyonan, Muhammad Assaewad: Tafsiran Liar
"Iya bu, paling dihitung makanannya yang bergizi, cuma jaga berat badan biar ideal aja bu," kata si suster yang tak disebutkan namanya itu.
Meski tak dijelaskan lebih lanjut diet jenis apa yang diterapkan pada Amora, tapi publik bertanya-tanya, bolehkan diterapkan diet untuk anak-anak?
Apalagi usia 0-12 tahun anak-anak membutuhkan nutrisi untuk masa pertumbuhan.
Dilansir laman Alodokter, ternyata diet untuk anak-anak diperbolehkan, tapi tentu hal itu hanya bisa dilakukan dengan supervisi dokter anak atau ahli gizi.
Diet anak seperti yang diterapkan Krisdayanti pada anak-anaknya itu umumnya diperuntukkan bagi anak yang obesitas.
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2018 menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 9 anak usia sekolah mengalami kegemukan dan sekitar 1 dari 11 anak usia sekolah mengalami obesitas.
Apabila terus dibiarkan, mereka akan tetap mengalami obesitas sampai dewasa. Padahal obesitas berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, sampai penyakit jantung.
Belum lagi stigma sebagai anak gemuk dapat melukai kepercayaan diri sang buah hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Bantai Real Sociedad 4-1, Real Madrid Geser Barcelona dari Puncak Klasemen
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Hasil Lengkap Piala FA: Elkan Baggott Cs Tumbang, Chelsea dan Liverpool Pesta Gol
-
Sinopsis Mad Concrete Dreams, Drakor Thriller yang Dibintangi Ha Jung Woo
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Pep Guardiola Kritik Manchester City Meski Kalahkan Salford City
-
Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum