Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memastikan bahwa proyek pembangunan tiga gudang produksi rokok senilai Rp4,1 miliar untuk menambah kapasitas di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) bisa selesai sesuai rencana.
"Untuk saat ini, dua bangunan mulai memasang bagian atap. Sedangkan yang satu dijadwalkan pekan depan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati di Kudus, Jumat.
Ia mengungkapkan proyek pembangunan tiga gedung tempat produksi rokok tersebut dimulai pada akhir September 2022 dan ditargetkan selesai sebelum akhir Desember 2022.
Progres pembangunan sekarang, kata dia, masih sesuai perencanaan, sehingga optimistis bisa selesai sebelum akhir Desember 2022.
Tahun depan, imbuh dia, sudah bisa ditempati oleh pengusaha rokok kecil yang sudah mendaftar untuk menyewa gudang.
Dari ketiga gudang yang hendak dibangun, ada yang berukuran 400 meter persegi dengan anggaran sebesar Rp1,86 miliar, kemudian ukuran 300 meter persegi dengan kebutuhan anggaran Rp1,39 miliar dan ukuran 200 meter persegi dengan anggaran Rp1,16 miliar. Anggaran pembangunannya berasal dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT).
Sementara itu nilai pagu paket kegiatan yang pertama sebesar Rp1,39 miliar, kemudian paket kedua nilai pagunya sebesar Rp1,86 miliar dan paket ketiga sebesar Rp1,16 miliar.
Dengan penambahan tiga gudang produksi, kapasitas KIHT dari sebelumnya 11 gudang menjadi 13 gudang sebagai respons atas tingginya minat pengusaha rokok kecil menyewa tempat tersebut.
Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, UKM Kudus mencatat hingga saat ini terdapat 17 pengusaha rokok kecil yang mendaftar untuk bisa menempati KIHT. Namun karena kapasitasnya terbatas mereka harus bersabar.
Baca Juga: Polres Sumbawa Barat ajak Personil harus Melek Media
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular