Pelatih Belanda, Louis Van Gaal mengkritik pemberitaan negatif yang ditujukan kepada anak asuhnya. Mantan pelatih Man Utd tersebut mengatakan bahwa kritikan tersebut tidak akan berpengaruh kepada penampilan timnya.
Belanda dikritik bahwa mereka tidak berniat tampil di Piala Dunia. Mereka menang melawan Senegal dengan skor 2-0 dan bermain imbang 1-1 melawan Ekuador.
"Pada 2014 persis sama, tidak berbeda. Sangat negatif. Tapi, hal yang persis sama sekarang, sama saja, jadi saya sudah terbiasa dan saya pikir para pemain saya juga sudah terbiasa," kata Van Gaal.
"Kita akan dengan tenang melanjutkan jalan yang telah kita mulai." lanjutnya.
Di bawah Van Gaal, Belanda kalah dari Argentina melalui adu penalti di semifinal Piala Dunia 2014 di Brasil.
AS bermain imbang 1-1 dengan Wales dan tampil mengesankan dalam pertandingan tanpa gol dengan Inggris sebelum mengalahkan Iran 1-0 untuk melaju ke babak 16 besar.
"Mereka [AS] memiliki tim yang luar biasa, saya akan mengatakan bahkan salah satu tim terbaik. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi tidak ada yang tidak bisa kami atasi. Kami juga memiliki tim yang bagus," terangnya.
"Tapi saya tidak akan meremehkan AS. Saya pikir mereka adalah contoh tim yang bagus. Ada tim yang berkembang yang bukan tim bagus, tapi memiliki kualitas individu yang hebat," katanya.
Belanda telah memenangkan empat dari lima pertandingan persahabatan mereka dengan AS. Mereka bisa mencapai perempat final dalam tiga penampilan Piala Dunia berturut-turut untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Piala Dunia 2022: Ghana Gagal Penalti, Uruguay Unggul Nyaman 2-0 di Babak Pertama
ouis Van Gaal (W7, D3) dapat menjadi pelatih ketiga yang tetap tak terkalahkan dalam setiap 11 pertandingan Piala Dunia pertamanya (adu penalti digolongkan seri), setelah Luiz Felipe Scolari (12 untuk Brasil dan Portugal, 2002-2006) dan Mário Zagallo (11 untuk Brasil, 1970-1974).
AS telah mencapai babak 16 besar dalam tiga Piala Dunia berturut-turut (2010, 2014, 2022) untuk pertama kalinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?