Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat Surabaya Kriya Galeri (SKG), galeri khusus untuk penyandang disabilitas, sebagai wadah untuk memasarkan hasil karya produk mereka di Kota Pahlawan, Jawa Timur.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Sabtu, mengatakan, keinginannya membuat SKG khusus disabilitas itu berawal ketika melihat hasil karya disabilitas berupa batik Shibori dan Eco Print di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar RRI di Shangri-La Hotel, Surabaya, Jumat (2/12).
"Produk yang dipamerkan itu sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya dalam mengembangkan keterampilan penyandang disabilitas, seperti didirikannya Rumah Anak Prestasi di Jalan Nginden Semolo Nomor 23 Kota Surabaya," kata dia.
Menurut dia, semua anak disabilitas dikumpulkan di Rumah Anak Prestasi setelah lulus SMP. "Kami berikan pelatihan, sama seperti hasil yang diproduksi dan dipamerkan di acara itu," ujar Cak Eri, panggilan lekatnya.
Cak Eri mengaku, jika hal itu bisa dikolaborasikan dan disinergikan dengan Pemkot Surabaya melalui Rumah Anak Prestasi, sehingga semua penyandang disabilitas di Kota Surabaya bisa memasarkan hasil karya produk mereka di SKG khusus bagi penyandang disabilitas.
"Karena SKG (SKG Merr) adalah semua pusat UMKM, saya jadikan di SKG. Setiap tamu yang datang kesana hasilnya omzet itu sangat luar biasa. Omzet mencapai Rp60 juta per bulan dari UMKM yang ada di Kota Surabaya," ujar dia.
Oleh sebab itu, Cak Eri meminta kepada Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani untuk melihat masing-masing potensi yang ada di setiap Sekolah Luar Biasa (SLB). Serta mengumpulkan pendamping dan pembina SLB.
"Ini setiap SLB pasti punya pelatihan, produk jangan sama. Kalaupun sama jangan banyak jumlahnya, nanti saya buatkan SKG yang khusus untuk hasil produksinya disabilitas. Di situlah nanti dimunculkan produksinya SLB apa, ini SLB apa, merek (brand) mereka dan memang harus dikuasai untuk meningkatkan kualitas target hasil produksi," kata dia.
Sebab, menurut dia, melalui SKG khusus penyandang disabilitas bisa menunjang Kota Surabaya sebagai kota yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Lakukan Pengecekan Ulang Penerima BPJS Gratis
"Karena, penyandang disabilitas harus memiliki hak yang sama, baik hak pendidikan, hak pekerjaan. Maka, pemerintah harus hadir disana. Di Rumah Anak Prestasi, kami buatkan galeri yang besar. Semua bisa dipasarkan disana dan ini kekuatan Surabaya," ujar dia.
Lebih lanjut, Cak Eri mengingatkan, untuk membangun sebuah kota dibutuhkan kebersamaan. Dia berharap, dengan rencana tersebut, penyandang disabilitas dapat memiliki penghasilan dengan kualitas produksi yang mumpuni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Mampu Cetak Laba Rp57,132 Triliun
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
-
Underworld: Evolution Malam Ini di Trans TV: Darah, Dendam, dan Takdir
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting