Jelang digelarnya partai final Piala Super Spanyol di King Fahd Stadium pada Senin (15/1/2023) besok, pelatih FC Barcelona Xavi Hernandez mengatakan bahwa Real Madrid sedikit lebih diuntungkan secara psikologis.
Mantan pelatih klub Timur Tengah Al-Saad itu mengatakan bahwa El Real lebih diuntungkan karena dalam beberapa tahun terakhir mereka sering tampil di partai final sehingga secara mental dan psikologis mereka lebih diuntungkan ketimbang Barca.
"Madrid sangat kuat dan secara psikologis mereka memiliki sedikit keuntungan karena mereka telah memainkan lebih banyak final dalam beberapa tahun terakhir dan mereka memiliki lebih banyak pengalaman," kata Xavi dalam konferensi pers, Sabtu (13/1/2023).
Jika Barca berhasil memenangkan pertandingan final nanti, Xavi akan mengakhiri penantian 21 bulannya bersama Barca tanpa trofi sejak kepindahannya pada tahun 2021 menggantikan Ronald Koeman.
"Kami memiliki banyak pemain muda yang belum memenangkan trofi bersama Barca, jadi kami harus melihat ini sebagai peluang besar dan menggunakannya sebagai keuntungan. Kami harus menunjukkan rasa lapar kami untuk memenangkan trofi karena sudah lama sekarang."
"Di Barca, kemenangan tidak bisa dinegosiasikan. Kami di sini untuk memenangkan trofi, itulah tujuannya. Kami 90 atau 120 menit dari memenangkan gelar dan kami akan memberikan segalanya untuk melakukan itu."
Barca saat ini memimpin puncak klasemen La Liga dengan unggul tiga poin atas Real Madrid. Pada pertandingan di La Liga, EL Real Berhasil menumbangkan Barca dengan skor 3-1 di Santiago Bernabeu, dan itu merupakan satu-satunya kekalahan Barca di La Liga musim ini.
"Perbedaan besar adalah kami memiliki semua orang yang tersedia. Kami akan mencoba untuk menunjukkan siapa kami, mengontrol transisi mereka dan melucuti senjata mereka di belakang, di mana mereka sangat kuat."
"Tujuan pertama adalah mencapai final dan itu tidak mudah. Sekarang, tujuannya adalah membawa trofi kembali ke Barcelona. Ini adalah tekanan yang muncul karena berada di klub besar, tetapi tekanan itu disambut baik."
Baca Juga: Tanggal 23 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Momen Bersejarah Bagi Gorontalo
Sementara itu, menjelang pertandingan melawan Real Madrid, Xavi juga mengatakan bahwa ia mengizinkan Memphis Depay untuk meninggalkan Barca.
"Saya tidak ingin ada yang pergi, tapi jika ada yang meminta, kami harus menggantinya terlebih dahulu," kata Xavi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap