Persebaya mengungkap kekecewan terkait sanksi dari Komdis PSSI berupa denda Rp25 juta lantaran kehadiran suporter saat laga PSIS vs Persebaya di Stadion Jatidiri, 16 Juli 2023.
Manajer Persebaya Candra Wahyudi mempertanyakan akal sehat Komdis PSSI terkait sanksi yang diberikan Bajul Ijo. Candra menyebut bahwa sanksi ini diberikan Komdis PSSI dengan cara semua sendiri.
"Tidak semata karena mekanisme jatuhnya vonis yang semau Komdis sendiri. Pun karena latar belakang munculnya aturan yang rasanya sangat dipaksakan," jelas Candra.
Menurut Candra, selama ini Komdis PSSI membentuk pengadilan yang sesat, tanpa ada pemanggilan kepada klub yang dituduh bersalah. Tidak ada mekanisme yang benar dalam proses pengambilan keputusan sanksi tersebut.
Candra tegaskan bahkan tidak ada upaya banding yang diberikan Komdis PSSI saat satu klub dinyatakan melanggar atau bersalah. Hal ini yang mendapat kritik pedas dari manajemen Persebaya.
"Sudah beberapa musim ini Komdis bersidang layaknya pengadilan sesat. Tidak ada pemanggilan ”terdakwa’’, mendengarkan keterangan ‘’saksi’’ atau kesempatan membela diri. Tahu-tahu Komdis bersidang dan menjatuhkan beragam sanksi. Mulai dari peringatan keras, larangan bermain, sampai denda uang, dengan nominal semau Komdis sendiri.
Bahkan, dalam beberapa vonis, Komdis menegaskan tidak ada upaya banding. Entah apa alasannya. Sekali lagi, semau Komdis sendiri! Kediktatoran macam apa ini. Sudah pengadilannya sepihak, vonisnya pun tidak bisa dibanding. Terus apa fungsinya Komisi Banding (Komding) yang juga bagian dari badan yudisial PSSI?" urai Candra
Menyikapi kekecewaan manajemen Persebaya ini, Erick Thohir malah menjawab bahwa keputusan dari Komdis PSSI ini sudah menjadi yang terbaik dan semua klub untuk menghormatinya.
Berita Terkait
-
Exco PSSI Arya Sinulingga Membisu Ditantang Debat Terbuka oleh Andie Peci, Netizen: Masak Cuma Berani Sama Akun Anonim
-
Persik Kediri Dihabisi Tiga Gol Tanpa Balas, Marcelo Rospide Akui Kehebatan Dewa United
-
Pemain Andalan Timnas Negara ASEAN yang Berkarier di BRI Liga 1 Musim Ini, Salah Satunya Berseragam Persija
-
Persebaya vs RANS Nusantara FC, Aji Santoso Parkir Bruno Moreira dan Reva Adi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Betrand Peto Kini Bersama Ruben Onsu, Ungkap Pengakuan Jujur Selama Bareng Sarwendah
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk