Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dianggap lebih disukai oleh Generasi Milenial dan Gen-Z dibanding kandidat lain, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Menurut Ketua Umum Jaringan Merah Putih 08 (JMP 08) yang juga pegiat Hak Asasi Manusia (HAM), Poltak Agustinus Sinaga, alasanya sangat sederhana yakni Prabowo sebagai sosok kebapakan.
"Sosok Prabowo sebagai ayah atau bapak yang bisa jadi panutan untuk bimbing menuju masa depan kaum muda sebagai estafe kepemimpinan Indonesia ke depan," ujar Poltak, Minggu (23/7).
Ditambahkan Poltak, bagi kaum muda yang sudah melek media sosial, sosok ketum Gerindra itu dinilai original dan jauh dari gimmick untuk mencari simpati, berbanding terbalik dengan calon presiden lain.
"Ya, sesederhana itu alasan generasi muda mengidolakan Pak Prabowo Subianto," ungkapnya.
Lebih jauh, menurut Poltak, jika membandingkan antara Prabowo dengan calon presiden lain seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, bakal muncul kesimpulan bahwa mantan Danjen Kopassus itu memiliki aura yang disukai oleh generasi muda.
"Coba bayangkan wajah dan sosok ketiga Capres yang ada, kemudian apa kesimpulan teman-teman terhadap ketiga kandidat tersebut,"
“Kalo ngebayangin pak Anis, kita seperti melihat seorang motifator, yah jadi ke ingat dengan sosok Mario Teguh” sedangkan kalo ngebayangin pak Ganjar “kita seperti ngelihat pensiunan atlet lari yang sedang menjaga kebugaran dimasa pensiun," ungkap Poltak.
Sementara itu, dari hasil survei terbaru LSI yang rilis pada 11 Juli 2023 lalu, Prabowo Subianto ungguli dua kandidat lain, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Hanya Isu, Prabowo dan Cak Imin Tak Pernah Bahas Nama Ganjar buat Pilpres 2024
Target populasi survei LSI adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional. Survei dilakukan pada 1-8 Juli 2023.
Hasilnya Prabowo Subianto mendapat 35,8 persen. Sementara Ganjar Pranowo 32,2 persen dan Anies Baswedan 21,4 persen.
Tren nama Prabowo alami peningkatan dari sebelumnya, 30,3 persen pada April menjadi 35,8 persen pada Juli 2023.
Tag
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Muhaimin Iskandar: Didorong PKB Maju Capres Lawan Prabowo, Anies, Ganjar
-
Teka-teki Sosok Cawapres Anies yang Penuhi Kriteria Nol: 3 Partai Punya Suara Berbeda
-
Prabowo Kerap Dikaitkan Isu HAM, Gerindra: Itu Ham Him Hem Hom Diproduksi Lima Tahun Sekali
-
Gerindra Minta Kader Tak Marah-marah Tanggapi Berita Hoaks Dan Fitnah Prabowo: Jawab Dengan Baik
-
Gerindra Instruksikan Kader Pastikan Tetangga Rumah Dukung Prabowo
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim