Beberapa hari ini, warganet memang sedang dihebohkan dengan kasus 'Ibu Pencuri Coklat di Alfamart'. Dikarenakan rentetan ceritanya yang berkembang begitu cepat. Dalam waktu satu hari, berita terkini terkait kasus ini pasti sudah melalui perubahan.
Kasus ini sudah selesai, dalam pemahaman warganet. Karena sudah terlihat video dengan seluruh pihak ada disitu, mulai dari pegawai Alfamart, perwakilan Alfamart, Si Ibu Pencuri Coklat dengan anak dan kuasa hukumnya, Pengacara Frank Hutapea anak dari Pengacara Kondang Hotman Pariss serta pihak kepolisian Polres Tangerang, yang dalam rekamannya sudah ada pernyataan damai.
Namun tidak ada akar pemicunya, warganet dibuat kebingungan dengan munculnya Pengacara Farhat Abbas, sehari setelah kasus ini damai, malah membuat postingan yang apabila dirangkum isinya membela Si Ibu Pencuri Coklat, berkata bahwa Ibu itu tidak salah, dan memberikan saran kepada Si Ibu untuk menuntut balik ke Alfamart.
"Ibu itu ga maling, lupa bayar, dia marah karena si karyawan posting di medsos, dia marah, kenapa udah bayar tapi permalukan" ini sedikit petikan perkataan Farhat Abbas di akun Instagram pribadinya. Farhat menganggap hal yang wajar Ibu itu marah karena sudah dipermalukan, dan Ibu itu juga menurutnya tidak melakukan kesalahan.
Farhat juga menuliskan, "ibu itu takut salah karena takut dan awam hukum, karena syarat cabut LP harus damai dan ngaku salah! Lagian kenapa LP diterima kalo udah dibayar, ini masalah coklat seupil yang sudah dibayar! Stop permalukan orang, manusia selalu punya dan banyak salah. Salam Pandai,".
Selain membela Si Ibu Pencuri Coklat, Farhat juga menyalahkan warganet yang menurutnya berperan jahat dalam kasus ini. “Netizen itu juga ada jahatnya. Contoh kasus coklat lupa dibayar, diviralkan. Giliran orang marah? Dihujat berjamaah,” kata Farhat.
“Orang mencuri mangga dibela se-Indonesia. Lawan politik di ITE kan, di ebongkanlah! Suara netizen itu angin-anginan,” tambahnya lagi.
Karena postingannya, tak perlu menunggu lama untuk menjadi perbincangan hangat warganet. Banyak akun yang mengangkat tangkapan layar postingannya dan dijadikan berita terkini terkait Kasus Ibu Pencuri Coklat. Warganet pun banyak yang berkomentar.
Bukan hanya di akun gosip yang memperbincangkan ini, namun warganet secara nyata beramai-ramai mendatangi akun pribadi Farhat untuk memberikan komentar. Hampir seluruhnya berkomentar negatif namun bernada guyon dengan memberikan emot tertawa. "Cari panggung", "sedang sepi job", "caper", "pansos", "minta biar diundang acara gosip" adalah komentar-komentar yang banyak sekali dituliskan warganet dalam video akun Instagram Farhat.
Baca Juga: CEK FAKTA: Barang Berharga dan Uang Tunai Brigadir J Bernilai Hampir 100juta Masih Disita
Tampaknya warganet tidak habis pikir kenapa Farhat melakukan komentar kontra dengan kasus yang sudah menemukan titik terang perdamaian di antara kedua belah pihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123