Baru dua tahun diluncurkan, angka penjualan di Kota Podomoro Tenjo sudah laku 4.100 unit. Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk berharap proyek-proyek properti perseroan dapat membantu menjaga pertumbuhan ekonomi nasional yang tengah dalam momentum positif.
"Kami menyadari properti merupakan ujung tombak ekonomi dan sektor strategis yang kontribusinya besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Kami berkomitmen agar Kota Podomoro Tenjo dan proyek properti Agung Podomoro lainnya dapat mendorong kebangkitan industri properti Tanah Air dan menjaga pertumbuhan ekonomi," kata Direktur Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk, Agung Wirajaya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (19/8/2022).
Kota Podomoro Tenjo adalah kota mandiri dan satelit baru yang dibangun oleh perseroan di kawasan Tenjo, Jawa Barat, pada Agustus 2020 lalu. Sejak diperkenalkan kepada publik dua tahun yang lalu, Kota Podomoro Tenjo berhasil memasarkan 4.100 unit hunian.
Agung menyampaikan, Kota Podomoro Tenjo berhasil melewati berbagai tantangan yang dinamis selama dua tahun ini.
"Pada Agustus 2020, Agung Podomoro memperkenalkan Kota Podomoro Tenjo sebagai master piece perusahaan yang dihadirkan dalam situasi pandemi. Kami sungguh bersyukur di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, Agung Podomoro dapat terus berinovasi dengan membangun produk properti terbaik," ujar Agung.
Ia mengatakan pada kondisi sulit dan tidak biasa pada masa itu karena pandemi Covid-19, Agung Podomoro mengambil keputusan besar untuk membangun Kota Podomoro Tenjo.
"Dengan harapan pembangunan Kota Podomoro Tenjo dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang berkualitas, termasuk juga membangun kawasan yang dapat menjadi magnet ekonomi yang memberikan dampak luas khususnya dalam kebangkitan ekonomi," kata Agung.
Kota Podomoro Tenjo yang diproyeksikan sebagai The Next Serpong diharapkan dapat menjadi solusi dan jawaban bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan hunian berkualitas dari pengembang tepercaya.
General Manager Marketing Kota Podomoro Tenjo, Yoga Gunawan pun berharap komitmen Kota Podomoro Tenjo dalam membangun hunian berkualitas, aman, dan nyaman sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia, dapat selalu tercapai pada tahun-tahun berikutnya.
Baca Juga: FIFA Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Tragedi Kanjuruhan
"Semoga upaya ini turut menggerakkan perekonomian Indonesia dan kontribusi industri properti membawa harapan bagi Tanah Air untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," ujar Yoga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
ASN Bakal Kerja dari Rumah, Benarkah Bakal Menghemat BBM?
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
Ngeri! Uang Kurang Beli Miras, Pemuda Warudoyong Tewas Dikeroyok dengan Usus Terburai
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Waspada! BMKG Beri Lampu Kuning Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat hingga Maluku Hari Ini
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
Biar Nggak Kaku: 5 Ide Sambutan Halal Bihalal Ketua RT yang Hangat, Santai, dan Berkesan
-
Kembali Ditahan di Rutan, Yaqut Cholil Qoumas Korupsi Berapa?
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
-
Hwang Jung Min dalam Pembicaraan Bintangi Film Horor Okultisme Baru