Tanggung jawab PSSI dalam Tragedi Kanjuruhan masih dipertanyakan publik. Namun, publik justru menilai PSSI cuci tangan dalam insiden yang menewaskan ratusan Aremania itu.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mengatakan tanggung jawab penuh pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya ada pada panitia pelaksana atau Panpel.
Menurut dia, pertanggungjawaban pertandingan sudah ada dalam aturan PSSI dan FIFA.
"Petanggungjawaban harus dilakukan oleh Panpel semuanya. Tidak bisa mengaitkan dengan PSSI dan lainnya. Itu sudah ada aturannya," kata Iwan Bule pada awak media di Malang, Selasa (4/10/2022).
Iwan Bule mengatakan perkara pintu Stadion Kanjuruhan tidak dibuka karena Panpel Arema FC merasa penonton aman di dalam stadion sebab tidak ada suporter Persebaya Surabaya yang datang.
"Kalau dibuka harusnya tidak ada masalah. Kelalaiannya di situ. Tapi bagaimana pun kondisinya stadion harus dibuka," kata dia.
Iriawan juga dituntut mundur oleh penggemar sepak bola sebagai tanggung jawab terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.
Netizen pecinta sepakbola Indonesia terang-terangan meminta Iriawan mundur dari kursi ketua umum PSSI.
Terkait desakan itu, Iriawan mengatakan jika dirinya datang ke Malang sebagai bentuk tanggung jawab sebagai ketua PSSI.
“Bentuk pertanggungjawaban saya adalah seperti sekarang ini (ke Malang). Ini bentuk saya sebagai ketua umum. Saya kalau mau lepas tanggung jawab di Jakarta saja. Ini saya mengunjungi anggota keluarga ke rumah duka. Saya di Malang sampai selesai,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Tragedi Kanjuruhan : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan Seliant Mengatakan 32 CCTV Stadion Aktif.
-
Kisah Tragedi Kanjuruhan : Elmiati Aremanita, Harus Rela Kehilangan Suami Dan Buah Hati Umur 3 Tahun.
-
Erick Thohir saat bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu 5 Oktober 2022
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik
-
Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi
-
Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN
-
Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla