/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 13:58 WIB
Nycta Gina dan Rizky Kinos (Instagram)

Kasus prank yang melibatkan institusi kepolisian Republik Indonesia yang menjerat pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven memang sedang menjadi perhatian publik. Tanpa diduga, konten yang dibuat untuk hiburan semata, dapat membuat keduanya berhadapan dengan hukum.

Konten tersebut dianggap tidak memiliki empati dan dapat membuat stigma buruk bagi korban KDRT yang banyak menimpa kaum perempuan. Pasangan Artis sekaligus Content Creator, Nycta Gina dan Rizky Kinos mengomentari kasus yang menjerat Baim Wong dan Paula Verhoeven tersebut di akun YouTube mereka, KinosGina.

Menanggapi kasus tersebut, Kinos menyampaikan bahwa kesalahan utama dari apa yang dilakukan Baim Wong dan Paula Verhoeven adalah pemilihan waktu  yang salah.Terutama, pengunggahan video prank tersebut berdekatan dengan kasus KDRT yang terjadi pada Lesti Kejora, yang merupakan rekan sesama artis dan dalam bidang yang sama yakin di industri hiburan.

"Mungkin hal itu dilakukan saat timingnya gak tepat karena ini berhubungan dengan teman sejawat di bidang pekerjaan yang sama," kata Rizky Kinos, dikutip Suara.com, Selasa (11/10/2022).

Kinos pun menambahkan, keadaannya ketika publik masih menaruh simpati kepada Lesti Kejora, Baim Wong dan Paula Verhoeven malah membuat seakan KDRT sebuah hal yang dapat dijadikan konten hiburan. Kinos pun memberi pesan, di satu sisi memang sebuah kewajaran jika ingin memanfaatkan momen guna panjat sosial alias pansos, Kinos dan Gina pun sering mengambil momen tersebut, namun tetap harus berhati-hati.

"Apalagi orang-orang masih empati dan simpati. Memanfaatkan momen boleh, pansos kayak kita, tapi harusnya lebih bijaksana dan hati-hati," jelas  Kinos.

Paula Verhoeven dan Baim Wong (sumber: Instagram)

Sementara itu, perkembangan kasus yang menjerat Baim Wong dan Paula Verhoeve, pada hari ini, Selasa (11/10)  polisi masih menyelidiki dugaan laporan palsu Baim Wong tersebut, di mana dua orang tim kreatif Baim Wong akan diperiksa tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kami sudah jadwalkan untuk pemanggilan kameramen. Jadi, dua orang tim dari saudara kita BW dan P," terang Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, Senin (10/10/2022).

Baca Juga: Diduga Wanita Kesurupan, Hinggap di Puncak Genteng Rumah Warga Daerah Gresik

Load More