Berikut kronologi kejadian dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap Bharada E, dengan sedikit perubahan bahasa.
Kejadian bermula pada hari Kamis, tanggal 7 Juli 2022 sore hari, di kediaman Ferdy Sambo di Perum Cempaka Residence, Magelang, Jawa tengah terjadi keributan antara Brigadir J dengan Kuat Ma’ruf. Kemudian sekitar pukul 19.30 WIB, Bharada E yang sedang berada di luar rumah bersama Bripka RR mendapatkan telepon dari Putri Chandrawathi untuk segera kembali ke rumah.
Sesampainya di rumah, Bharada E maupun Bripka RR mendengar ada keributan namun tidak mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi. Lalu Bharada E dan Bripka RR masuk ke kamar Putri Candrawathi yang sedang dalam posisi tiduran dengan berselimut di atas kasur, Bripka RR pun bertanya “ada apa,Bu?”, Putri Candrawathi menjawab dengan menanyakan Brigadir J, "Yosua dimana?”. Kemudian Putri Candrawathi meminta Bripka RR untuk memanggil Brigadir J menemui Putri Candrawathi. Akan tetapi Bripka RR tidak langsung memanggil Brigadir J, melainkan turun ke lantai satu untuk terlebih dahulu mengambil senjata api milik Brigadir J dan juga senjata laras panjang yang berada di kamar tidur Brigadir J, kemudian mengamankan kedua senjata tersebut ke lantai dua di dalam kamar TPS (Anak Ferdy Sambo).
Setelah mengamankan sejata, Bripka RR turun lagi ke lantai satu untuk menghampiri Brigadir J yang berada di depan rumah, lalu bertanya kepada Brigadir J “Ada apaan Yos?” dan dijawab oleh Brigadir J “Nggak tau bang, kenapa Kuat marah sama saya,”. Kemudian Bripka RR mengajak Brigadir J masuk ke rumah dan mengatakan dipanggil Putri Candrawathi, namun sempat ditolak oleh Brigadir J. Akan tetapi Bripka RR berusaha membujuk Brigadir J untuk bersedia menemui Putri Candrawathi di dalam kamarnya di lantai dua.
Brigadir J akhirnya bersedia, lalu menemui Putri Candrawathi. Di dalam kamar pribadi Putri Candrawathi, Bripka RR meninggalkan keduanya dengan posisi Brigadir J duduk di lantai sementara Putri Candrawathi duduk di atas kasur sambil bersandar. Keduanya berbincang sekitar 15 (lima belas) menit lamanya, setelah itu Brigadir J keluar dari kamar.
Lanjut bagian 2, Putri Candrawathi mengadu ke Ferdy Sambo setelah diprovokasi oleh Kuat Ma'ruf yang mengatakan agar tidak ada duri dalam daging di rumah tangga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Berita Terkait
-
Pengacara Ferdy Sambo Ungkap Perintah Hajar Disalah Artikan Bharada E Menjadi Tembak
-
Mencegah Intervensi, Kejagung Minta Dipantau oleh KPK Untuk Pengawasan Jaksa Penuntut Umum dalam kasusFerdy Sambo
-
CEK FAKTA: Kamarudin Simanjuntak Diduga Berbalik Membela Ferdy Sambo, Membebaskan Dari Hukuman Mati
-
CEK FAKTA: (TERKINI) Hasil Pemeriksaan Putri Candrawathi, Ternyata Bukan Tersangka, Melainkan Korban Pelecehan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob