Tertangkapnya artis kontroversial Nikita Mirzani memang membuat kehebohan. Akibat pencemaran nama baik yang dilakukan Nikita Mirzani melalui instagram story pribadinya, Nikita Mirzani sampai ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang.
Banyak yang mempertanyakan pasal apa dalam UU ITE yang menjerat Nikita Mirzani sampai membuatnya harus ditahan, pihak Kejari Serang kemudian memberitahukan bahwa Nikita Mirzani dilaporkan Dito Mahendra atas pencemaran nama baik yang menimbulkan kerugian materiil.
Baru-baru ini, tersebar surat laporan Dito Mahendra terhadap Nikita Mirzani, dimana tertulis bahwa benar adanya kerugian yang ditimbulkan akibat ulah Nikita Mirzani.
Dito Mahendra dalam laporannya mengatakan bahwa pada bulan Mei lalu, Dito Mahendra gagal melakukan transaksi jual beli sepatu dengan merk Hermes senilai Rp17.500.000 dikarenakan calon pembeli yang merupakan rekan bisnisnya yang sebelumnya telah sepakat bahkan telah memberikan uang muka sebesar Rp5.000.000 kepada asisten Dito Mahendra, membatalkan pembeliannya dan meminta uang muka dikembalikan.
Pembatalan pembelian sepatu milik Dito Mahendra diduga setelah rekan bisnis tersebut melihat unggahan Nikita Mirzani di instagram storynya berupa gambar Dito Mahendra yang telah diedit dan diberi narasi yang buruk.
Tertulis dalam laporan Dito Mahendra tersebut bahwa akibat perbuatan terdakwa (Nikita Mirzani), Dito Mahendra mengalami kerugian sebesar Rp17.500.000 sehingga Nikita Mirzani dikenakan pasal 36 jo. pasal 27 ayat (3) jo. pasal 51 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Diketahui sebagai sahabat dekat layaknya kakak angkat bagi Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru terus mendampingi dan mengawal perkembangan kasus sejak awal Nikita Mirzani ditahan.
Fitri Salhuteru terlihat sangat merasakan ketidakadilan melihat Nikita Mirzani ditahan dan dikenakan jeratan pasal yang berat dengan ancaman hukuman yang juga tidak main-main, dengan kenyataan bahwa pelapor Dito Mahendra hanya mengalami kerugian sebesar Rp 17,5juta atas gagalnya transaksi jual beli sepatu bemerk.
"Dari ketinggian menuju Madinah, mendapat kabar kalau @nikitamirzanimawardi_172 ditahan dengan pasal berat karena kerugian jual beli sepatu hermes seharga Rp 17 juta. Astaghfirullah," tulis Fitri Salhuteru dalam unggahannya di Instagram pribadinya dengan menandai akun Nikita Mirzani, Senin (7/11/2022).
Baca Juga: Tips dan Trik Beli Tiket Konser Musik Online, Biar Tidak Kehabisan dan Pasti Dapat Ketika Ticket War
Melihat jumlah kerugian yang tidak dinilai tidak berjumlah fantastis, Fitri Salhuteru melihat Nikita Mirzani diperlakukan layaknya penjahat yang sangat membahayakan sampai perlu dijerat dengan pasal berat. Fitri Salhuteru pun menyindir para aparat yang menangkap Nikita Mirzani.
"Kalau saya jadi aparat tentulah malu sekali memperlakukan Nikita seperti penjahat besar," tambah Fitri Salhuteru.
Dalam unggahan sebelumnya, Fitri Salhuteru sempat memberikan doa dan semangat kepada Nikita Mirzani sebelum ia berangkat umroh.
"Pokoknya aku doakan masalah dunia yang menimpa Niki, dapat Niki lewati selalu dengan baik. Karena, orang-orang benar itu memang selalu musuhnya (dajal) iya," kata Fitri Salhuteru.
"(Musuhnya) Dajal. Aku harusnya ikut umrah, tapi mudah-mudahan tahun depan bisa berangkat lagi amin," timpal Nikita Mirzani.
Melihat unggahan Fitri Salhuteru, rekan sesama selebritis dan teman Nikita Mirzani pun turut mendoakan Nikita Mirzani agar masalahnya cepat terselesaikan.
Kata Solena Chaniago, "Semoga Nikita diberi keabahan dan kekuatan. I love you Nikita,".
Kata Lucinta Luna, "Semangat kak Niki,".
Tag
Berita Terkait
-
Hotman Paris Hapus Postingan Terkait Penahanan Nikita Mirzani, Kini Beri Tanggapan Atas Pasal Tertinggi UU ITE yang Menjerat
-
Terungkap Alasan Nikita Mirzani Ditahan! Bukan Hanya Terjerat Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, Namun Ada Pasal Lain Yang Lebih Ngeri
-
Nikita Mirzani Ditahan, Dewi Perssik Komentar Pedas: Pelajaran Buat Jengger!
-
Nikita Mirzani Sindir Lesti Kejora, Plesetkan Lirik 'Cukup Satu Kali, Aku Digebuk', Warganet: Aku Padamu Detik Ini, Nyai
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL