Para pemain timnas Jerman menutupi mulut mereka dengan satu tangan ketika sesi foto sebelum laga melawan Jepang di Stadion Internasional Khalifa pada Rabu (23/11/2022) kemarin. Tindakan tersebut merupakan bentuk protes mereka terhadap keputusan FIFA yang melarang para pemain menggunakan ban kapten ‘One Love’ sebagai bentuk protes mereka terhadap kebijakan FIFA di Piala Dunia 2022 tahun ini.
Isyarat itu muncul setelah asosiasi federasi sepak bola Jerman (DFB) mengatakan kepada kapten timnas Jerman, Manuel Neuer untuk tidak mengenakan ban kapten pelangi pada pertandingan melawan Jepang kemarin menyusul sanksi yang akan diberikan oleh FIFA kepada siapa saja melanggar pertaran tersebut.
Pelatih Jerman, Hansi Flick mengatakan bahwa foto tersebut menunjukkan isyarat bahwa mereka sedang dibungkam. “Menyampaikan pesan bahwa FIFA membungkam kami. Mereka tidak akan menghadapi tindakan disipliner dari FIFA atas gerakan pra-pertandingan mereka,” ujarnya.
DFB kemudian membawa FIFA ke Pengadilan Abitrase Olahraga (CAS) atas kejadian ini. Keputusan cepat oleh CAS terhadap validitas larangan itu bisa berarti Neuer akan dapat mengenakan ban kapten untuk pertandingan grup Jerman melawan Spanyol pada hari Minggu nanti.
Semetara itu, Divisi ad hoc khususCAS ini dibentuk untuk Piala Dunia ini bertujuan untuk membuat keputusan dalam waktu 48 jam setelah menerima aplilkasi. Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser yang duduk di dekat Presiden FIFA, Gianni Infantino mengenakan ban lengan OneLove sebagai bentuk duukungan terhadap timnas Jerman.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga telah menolak untuk berkomentar apakah mereka akan mengikuti jejak Jerman dan membuat gerakan tutup mulut sebelum pertandingan Inggris berikutnya melawan Amerika Serikat.
DFB sendiri kehilangan salah satu mitar komersial mereka pada Selasa kemarin ketika jaringan supermarket Jerman REWE mengakhiri kesepakatan kerjsa sama sponsor karena sengketa ban kapten tersebut.
Chief Executive REWE, Lionel Souque mengatakan bahwa mereka mendukung keragaman dan sepak bol adalah keberagaman. “Perilaku skandal FIFA bagi saya sebagai CEO dari perusahaan yang beragam serta penggemar sepak bola, benar-benar tidak dapat diterima,” kata dia.
Berita ini muncul setelah DFB mengatakan tim yang berencana mengenakan ban lengan One Love selama pertandingan mereka menjadi sasaran pemerasan ekstrem. Direktur DFB, Steffen Simon mengatakan bahwa Inggris merupakan tim pertama yang berencana memakainya telah diancam dengan berbagai sanksi olahraga oleh FIFA.
Baca Juga: DPR dan Pemerintah Setuju Lanjutkan Pembahasan, RKUHP Tinggal Selangkah Lagi Resmi Disahkan
Tag
Berita Terkait
-
8 Pemain Timnas Jepang yang Merumput di Liga Jerman, Dua di Antaranya Jebol Gawang Manuel Neuer di Piala Dunia 2022
-
Cristiano RonaIdo Resmi Nganggur, 5 Potret Georgina Rodriguez Tenteng Koleksi Tas Hermes Miliarannya Jadi Sorortan
-
Link Streaming Piala Dunia 2022 Uruguay vs Korea Selatan Secara Gratis
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana