News / Metropolitan
Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:25 WIB
Aksi ketegangan antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan sekelompok pria di kawasan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi buah bibir di jagat maya. (tangkap layar/ist)
Baca 10 detik
  • Aksi ketegangan terjadi antara petugas Dishub DKI dan sekelompok pria di Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/2/2026).
  • Pemicu awal adalah penertiban kendaraan yang parkir di trotoar, meski diduga ada kesalahpahaman antarpihak terkait.
  • Kendaraan yang akan diderek akhirnya tidak jadi diangkut akibat solidaritas rekan sejawat pemilik mobil tersebut.

Suara.com - Aksi ketegangan antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan sekelompok pria di kawasan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi buah bibir di jagat maya.

Peristiwa yang terekam kamera dan viral di media sosial tersebut terjadi pada hari Kamis (5/2/2026) kemarin.

Kegaduhan ini dipicu oleh upaya penertiban kendaraan yang diduga menyalahgunakan fasilitas trotoar untuk area parkir pribadi.

Namun, terdapat sudut pandang lain mengenai pemicu keributan yang sempat memanaskan suasana di jantung Jakarta Pusat tersebut.

Usman, salah seorang pedagang kaki lima yang berada di lokasi saat kejadian, mengungkapkan bahwa insiden itu bermula dari sebuah diskursus yang tidak tuntas.

"Itu salah paham aja. Sebenernya itu mobil punya karyawan yang kerja di kantor sini. Ya dia pikir parkir di depan kantornya sendiri kan. Orang dari Dishubnya nggak tahu, dipikir ngalangin trotoar," ujarnya kepada Suara.com, Jumat (6/2/2026).

Terbatasnya daya tampung lahan parkir di gedung perkantoran setempat disinyalir menjadi alasan utama para pemilik kendaraan nekat menggunakan bahu jalan atau trotoar.

Usman menjelaskan bahwa area tersebut memang biasa digunakan secara eksklusif oleh para pekerja di lingkungan kantor yang bersangkutan.

"Ya di dalem kan parkirannya kecil. Emang pada suka parkir di situ. Itu juga kalau bukan karyawan kantornya, pada nggak boleh naruh di situ," lanjutnya.

Baca Juga: Besok Dimulai! Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah, Siap-Siap Ubah Rute Anda

Ketegangan mencapai puncaknya ketika sejumlah orang mendatangi petugas Dishub yang hendak melakukan tindakan penderekan atau pengangkutan kendaraan.

Sosok-sosok yang terlihat bersitegang dengan petugas dalam video viral tersebut rupanya merupakan rekan sejawat dari pemilik mobil yang akan ditertibkan.

"Itu mah temen-temen kantornya, pada ngebelain," tutur Usman sambil terkekeh.

Solidaritas rekan sekantor yang ditunjukkan dalam video rupanya cukup ampuh untuk mengurungkan niat petugas dalam mengamankan kendaraan yang melanggar aturan.

Meski sempat terjadi adu argumen yang sengit, kendaraaan tersebut akhirnya tidak jadi dibawa oleh mobil derek petugas Dishub.

"Ya nggak jadi, orang didemo gitu," canda Usman menutup pembicaraan sembari tertawa.

Load More