/
Kamis, 24 November 2022 | 20:48 WIB
Ferran Torres merayakan setelah mencetak gol keduanya melawan Kosta Rika. (AFP)

Spanyol berhasil mengalahkan Costa Rica dengan skor yang menakjubkan pada pertandingan Grup E babak penyisihan Grup E Piala Dunia yang berlangsung di Al Thumama Stadium pada Rabu (23/11/2022) kemarin. Mereka menang dengan skor telak 7 gol tanpa batas.

Gol Spanyol sendiri dicetak Dani Olmo (11) dan Marco Asensio (21) mencetak dua gol pertama mereka, dengan mantan penyerang Manchester City Ferran Torres menambahkan gol ketiga dari titik penalti (31), kemudian membukukan gol keduanya malam itu dengan penyelesaian rendah segera setelah babak pertama. waktu (54).

Gelandang Barcelona Gavi, pemain termuda yang bermain untuk Spanyol di Piala Dunia pada usia 18 tahun dan 110 hari, kemudian menjadi pencetak gol termuda di kompetisi sejak Pele pada tahun 1958 dengan penyelesaian voli yang luar biasa dari umpan Alvaro Morata untuk gol kelima (74 ).

Masih ada waktu bagi pemain pengganti Carlos Soler (90) dan Morata (90+2) untuk beraksi, dengan Kosta Rika tidak dapat memberikan tanggapan apa pun, bahkan gagal melakukan tembakan ke gawang saat Spanyol, mencari pengulangan dari kemenangan Piala Dunia 2010 mereka, menikmati rekor penguasaan bola 82 persen.

Usai laga, pelatih Spanyol Luis Enrique mengatakan bahwa anak asuhnya tampil begitu luas biasa. “Ketika keadaan berjalan seperti ini, sepak bola menjadi olah raga yang luar biasa. Kami luar biasa dalam penanganan dan penyelesaian bola kami dengan filosofi yang sama dengan yang dimiliki tim nasional selama bertahun-tahun,” kata dia usai pertandingan.

“Kami luar biasa dalam menekan dan 17 pemain ambil bagian sangat bagus. Ini adalah tim nasional yang mencetak gol terbanyak di semua kejuaraan yang pernah kami ikuti. Kamai mungkin tidak memliki pemain patokan yang dapat mencetak 30 gol tetapi kami memiliki Ferran, Dani Olmo, Marco Asensio, dan Gavi. Saya tidak pernah khawatir tentang menentukan tujuan,” tuturnya.

Jordi Alba dijatuhkan oleh Oscar Duarte karena penalti. (AFP) (sumber:)

Sementara itu, pelatih Costa Rica Luis Fernando Suarez mengakui bahwa Spanyol bermain sangat baik pada pertandingan semalam. Luis mengatakan bahwa mereka hampir tidak mendapatkan bola untuk melakukan serangan dan memberikan perlawanan.

“Kami tidak bisa mendapatkan bola dan tidak ada serangan dari kami. Saya harus mengakui bahwa kami buruk dan kami semua harus memperhitungkan apa yang terjadi,” kata dia.

“Kami khawatir grup tidak akan keluar dari lubang yang kami hadapi ini. Saya harap kami dapat menyelesaikan masalah dan mulai bekerja mulai besok sebelum Jepang,” ungkapnya.

Baca Juga: RD Berutang Rp 9,7 Juta Pada Denise Chariesta, Check In Hotel Terakhir

Load More