FIFA mengancam akan menangguhkan hak siar pertandingan Piala Dunia Qatar 2022 di Thailand.
Ini terjadi setelah badan pengatur mengetahui bahwa dua negara tetangga dapat melihat transmisi Thailand, meskipun hak siar untuk negara mereka belum dibeli.
FIFA kemudian memberi tahu Otoritas Olahraga Thailand (SAT), yang menyerukan pertemuan mendesak dengan pihak terkait, termasuk Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) dan operator TV digital.
FIFA menuntut bahwa negara tersebut harus memenuhi standar enkripsi yang diperlukan, jika tidak maka akan 'cabut steker' seluruhnya.
Selain itu, telah dilaporkan bahwa seorang pejabat SAT mengatakan bahwa mereka tidak dapat memenuhi standar karena teknologi transmisi yang tidak canggih yang digunakan oleh penyedia layanan, serta dekoder pelanggan yang dikatakan tidak kompatibel dengan teknologi yang dibutuhkan.
Namun, sebuah pertemuan melihat negara setuju untuk mengusulkan kepada badan sepak bola perubahan kode transmisi dengan harapan mencegah penonton asing mendapatkan akses ke siaran di Thailand.
Seorang pejabat SAT juga menyatakan bahwa penyiar Thailand True Corporation telah memutuskan untuk menyerahkan hak atas 16 dari 32 pertandingan untuk didistribusikan kembali di antara operator TV digital.
Disepakati bahwa semuanya akan diberi hak yang sama untuk menyiarkan masing-masing tiga pertandingan, bukan dua.
Pekan lalu baru diumumkan bahwa liputan televisi kompetisi global tahun ini akan dibawakan oleh 17 penyiar free-to-air di Thailand. Kesepakatan akhir ini dibuat oleh Otoritas Olahraga Thailand.
Sementara itu, di Indonesia sendiri tercatat ada empat stasiun TV yang memiliki hak siar untuk menayangkan pertandingan Piala Dunia. Empat stasiun televisi tersebut antara lain SCTV, Indosiar, O Channel, dan Mentari TV.
Selain Indonesia, salah satu negara pertama yang telah memiliki hal siar Piala Dunia adalah Amerika Serikat melalui siaran saluran televisi FOX-nya. Namun, untuk di Asia Tenggara sendiri tercatat ada tercatat ada 6 negara yang telah meiliki lisensi untuk menayangkan pertandingan Piala Dunia, enam negara tersebut antara lain Brunei Darussalam, Malaysia, Filiphina, kamboja, Timor Leste dan termasuk Indonesia.
Piala Dunia memang menjadi ajang yang dinantikan oleh banyak orang khususnya bagi pencinta sepak bola di seluruh dunia. Tak mengheranan memang jika Qatar bahkan sampai membangun akomodasi tambahanan untuk menampung ratusan ribu turis yang akan datang ke sana untuk menyaksikan Piala Dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
-
LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel