Gary Neville mengkritik Federasi Sepa Bola Inggris (FA) karena mundur dalam rencananya untuk mengenakan ban kapten dengan logo One Love sebagai bentuk protes atas pelarangan hal tersebut di Piala Dunia Qatar.
Inggris bersama dengan enam negara lainnya, memutuskan untuk tidak menindaklanjuti rencana tersebut dan memilih ban kapten ‘Tanpa Diskriminasi’ yang disetujui oleh FIFA.
Kapten timnas Ingrris, Harry Kane, Gereth Bale, dan Virgil van Dijk sejak itu berbicara tentang kekecewaan mereka karena tidak dapat mengenakan ban kapten, sementara tim Jerman menutupi mulut mereka menjelang pertandingan pembukaan mereka melawan Jepang sebagai protes atas kebebasan berbicara.
Dilaporkan secara luas bahwa FIFA memperjelas bahwa pemain yang mengenakan ban kapten dapat diberikan kartu kuning,
“Jika Anda mengatakan akan melakukan sesuatu, yang telah kami lakukan dan apa yang telah dilakukan Inggris, Anda harus menindaklanjutinya," kata Neville. "Hal terbaik adalah tidak berkomitmen sampai Anda tahu bahwa Anda tidak dapat melakukannya sejak awal, jika mereka tidak akan menindaklanjutinya," lanjutnya.
Ketua eksekutif FA Mark Bullingham mengklaim bahwa FIFA mengancam hukuman 'tak terbatas' selama diskusi. "FA selalu menjadi organisasi yang menghindari risiko," kata Neville.
"Mereka selalu menjadi organisasi yang, jika menyangkut hal itu, mungkin akan mengambil pendekatan yang aman. Mari kita perjelas tentang itu. Itu sudah berlangsung selama 20, 30, 40 tahun. Anda memiliki orang-orang di posisi di sana… saya lakukan seperti Debbie Hewitt - kursi baru. Saya pikir dia sebenarnya, untuk bersikap adil, memiliki keberanian yang besar. Tetapi untuk memindahkan organisasi seperti kapal tanker minyak seperti FA, untuk mulai melawan FIFA, mereka masih belum memiliki kekuatan itu untuk bisa melakukannya.”
"Saya pikir Anda harus bertanya kepada komunitas LGBTQ+ tentang apa pendapat mereka tentang lengkungan yang menyala sebagai pelangi, saya pikir mereka masih merasa sangat kecewa. Saya pikir mereka akan merasa itu adalah tanda isyarat. Saya pikir mereka akan merasa seperti kita tidak menindaklanjutinya."
"Jadi saya pikir komunitas LGBTQ+ akan kecewa, tetapi ada percakapan yang lebih luas tentang hal-hal ini; tentang peran sepak bola dan peran pemain sepak bola dan peran mantan pemain sepak bola. Saya sangat tertarik di dalamnya, karena saya telah dikritik berat datang ke turnamen ini dan saya benar-benar menyambut kritik itu,” tutup Neville.
Baca Juga: Parah! 2 Ayah Di Cirebon Diringkus Gegara Cabuli Anak, Satu Anak Kandung, Satu Anak Tiri
Tag
Berita Terkait
-
Dikalahkan Maroko 0-2, Fans Belgia Mengamuk di Brussel
-
Link Live Streaming Spanyol vs Jerman dan Susunan Pemain, Big Match Grup E Piala Dunia 2022
-
Hasil Piala Dunia 2022: Menang Telak 4-1, Kroasia Buka Kans Lolos ke 16 Besar, Kanada Angkat Koper
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2022 Spanyol vs Jerman Secara Gratis
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Wajib Kunjung di Dramaga: Budget Aman, Kualitas Bintang Lima
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan