Piala Dunia 2022 sudah berlangsung lebih dari sepekan semenjak bergulir pada Minggu, 20 November 2022 kemarin. Banyak pertandingan sudah terlaksana, sepanjang itu pula penonton mungkin menyaksikan banyak keputusan-keputusan yang dipengaruhi oleh teknologi VAR untuk menentukan penalti atau keputusan offside.
Setelah memperkenalkan teknologi offside semi-otomatis di Piala Dunia 2018 di Rusia, FIFA mengumumkan musim panas ini bahwa alat tersebut akan kembali untuk turnamen tahun ini.
Bagaimana Aturan Offside Tersebut?
Seorang pemain berada dalam posisi offside ketika mereka berada di setengah lapangan lawan dan bagian mana pun dari kepala, badan, atau kaki mereka "lebih dekat ke garis gawang lawan daripada bola dan lawan kedua terakhir". Sederhananya, seorang pemain harus sepenuhnya berada di depan bek terakhir saat rekan setimnya mengoper bola. Aturan offside ada untuk mencegah pemain berlama-lama di dekat gawang lawan mereka untuk mencoba dan meraup peluang mencetak gol.
Aturan offsides tidak berlaku saat pemain menerima bola langsung dari tendangan sudut, lemparan ke dalam, atau tendangan gawang.
Apa itu VAR?
Video Assistent Referee atau disingkat VAR ini mengacu pada ofisial di luar lapangan yang menonton pertandingan dengan akses ke beberapa kamera, sudut dan titik data, serta tayangan ulang gerakan lambat, yang dapat mempertimbangkan keputusan termasuk gol dan penalti, dengan tujuan membuat wasit lebih akurat.
Bagaimana VAR Mempengaruhi Panggilan Offside di Piala Dunia 2022 Qatar?
Di Qatar, FIFA menggunakan berbagai bentuk teknologi VAR untuk mendukung wasit dalam menentukan offside. Ini termasuk 12 kamera pelacak yang secara konstan mengumpulkan data tentang posisi tungkai setiap pemain, serta "teknologi bola yang terhubung", sebuah sensor di dalam bola pertandingan resmi yang mengirimkan data deteksi titik tendangan ke ruang operasi video.
Baca Juga: Awas, Ini 4 Stigma Negatif Predikat Jomblo, Tetap Berjuang!
FIFA mengatakan dengan menggabungkan data pelacakan tungkai dan bola dan menerapkan kecerdasan buatan, teknologi baru ini memberikan peringatan offside otomatis kepada ofisial pertandingan video di dalam ruang operasi video setiap kali bola diterima oleh penyerang yang berada dalam posisi offside. posisi pada saat bola dimainkan oleh rekan setimnya.
Setelah video wasit dan ofisial di lapangan mengonfirmasi keputusan, visualisasi 3D dari penalti offside tersedia untuk mengomunikasikan pelanggaran dengan jelas. Ini berarti, keputusan wasit yang diputuskan pada pertandingan akan diperjelas dengan visualiasi untuk mengungkap penyebab wasit memutuskan keputusan sekaligus melihat kinerja wasit bagi para penggemar sepak bola.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian