"Yang biasanya senang mengkonsumsi daging, akhirnya berhenti karena sehari sebelumnya melaksanakan tugas evakuasi mayat. Kalau manusia normal tidur nyenyak, pekerja sosial ini sering bermimpi dengan kejadian - kejadian traumatik sebelumnya. Namun karena tuntutan pekerjaan maka seluruh kejadian abnormal itu menjadi hal lumrah," tutur Tedy.
Paparan peristiwa traumatik itu jelas Tedy akan mengubah perilaku bahkan gaya hidup seseorang, seperti halnya para pekerja sosial.
Awalnya, mereka tidak menyadari adanya gangguan jiwa tersebut. Tetapi seiring waktu, gangguan jiwa itu dapat dilihat dari apa yang sehari - hari dilakukan.
Seperti adanya ketergantungan atas suatu minuman atau makanan, sering bermimpi hal yang sama secara berulang, bahkan yang parah adalah sering berhalusinasi.
"Seperti suka mendengar suara - suara disekitarnya yang sebenarnya tidak ada. Gangguan jiwa akyut lainnya adalah berbicara seakan ada teman yang sedang berhadapan," jelas Tedy.
Ganggguan kejiwaan tersebut dipicu akibat tidak adanya lagi saringan kejadian atau informasi yang diterima karena tuntutan pekerjaan yang tidak boleh dipilah. Pada dasarnya setiap kejadian, informasi maupun peristiwa memiliki prioritas yang primer.
Tak hanya para pekerja sosial yang rentan terpapar gangguan kejiwaan, profesi jurnalis juga menurut Tedy, berpotensi memiliki penyimpangan kesehatan jiwa.
"Para pekerja media ini menerima apapun bentuk informasi dalam skala tak penting sampai sangat penting. Alasannya ya tuntutan pekerjaan. Ada bencana datang, ke pusat keramaian datang tanpa mengindahkan kepentingannya sendiri," jelas Tedy.
Berita Terkait
-
Jurnalis Dihadang di TPS Ilegal Cilincing, Pramono Anung Siap Kerahkan Aparat untuk Pendampingan
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?
-
Bambang Harymurti Wanti-wanti RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Senjata Politik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba