TANTRUM - Pemerintah Jawa Barat merencanakan meningkatkan akses pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
Diantaranya adalah percepatan pembangunan infrastruktur kesehatan seperti membangun puluhan rumah sakit, maupun puskesmas baru di Jawa Barat.
"Pasca pandemi kita akan membangun puluhan rumah sakit dan ribuan puskesmas baru supaya suatu hari nanti ketika diuji lagi oleh kehidupan, ada pandemi, kita sudah mempersiapkan," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya, Bandung, Kamis, 19 Mei 2022.
Ridwan Kamil mengatakan dengan dibangunnya infrastruktur kesehatan, maka juga akan menyerap banyak sekali tenaga kesehatan, khususnya keperawatan.
Nantinya dengan banyaknya faslilitas dan tenaga kesehatan, diharapkan akan menjadi salah satu antisipasi dalam menanggulangi berbagai varian penyakit.
"Dengan kehadiran puluhan rumah sakit dan ribuan puskesmas baru, tentu mayoritas akan digerakan oleh perawat. Banyak dibutuhkan profesi perawat, yang tentunya akan menjadi benteng kekuatan infrastruktur kesehatan di Jawa Barat," kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga mengimbau kepada organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat selalu menjaga kekompakan saat pertemuan daring kemarin.
Selain itu, PPNI Jawa Barat diminta lebih terkoordinasi lagi mengingat pengalaman pandemi tahun 2020, tenaga kesehatan di Jawa Barat belum maksimal.
"Saya titip agar organisasi (PPNI) selalu kompak, satu komando. Pengalaman pandemi 2020 belum maksimal karena belum satu kamando," tukas Ridwan Kamil.
Berita Terkait
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat
-
Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha