TANTRUM - Asih Sekarningsih (34), pasien yang meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (16/5), menjadi perhatian warganet. Pasalnya, sebelum meninggal video Asih yang dalam rancang perawatan sempat viral di media sosial.
Video viral tersebut mengundang iba dari Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Bersama anggota DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha, Yana berkunjung ke kediaman suami Asih, Arif Susanto (36), di Gang Laksana, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Sabtu (21/5/2022).
Di sela-sela kunjungan itu, Arif Susanto mengisahkan sang Istri divonis kanker kulit stadium akhir dan mendapat penanganan yang kurang maksimal saat berobat ke RSHS.
“Hari Rabu dibawa ke rumah sakit. Perlu tiga laporan, untuk bisa ditangani. Sebelum istri wafat pun, beberapa kali lapor ke kamar suster. Saya bilang istri saya kritis, namun tidak ada respons. Setelah istri berpulang, saya juga kan enggak karuan, marah-marah. Baru para petugas itu datang ke kamar,” ucapnya.
Jauh sebelum divonis menderita kanker kulit, Almarhum Asih awalnya terluka akibat tak sengaja menginjak paku payung sekitar Oktober 2021 silam. Awalnya, luka di kaki Asih dirawatnya sendiri.
Alih-alih membaik, dalam kurun waktu tiga bulan, luka di kaki Asih justru menjalar sampai ke daerah lutut, bahkan sampai ke paru-paru.
“Saya enggak tahu itu sakitnya sakit apa. Yang jelas, setelah dua atau tiga bulan, istri ke Puskesmas dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Santo Yusuf. Dapat penanganan operasi ringan, lalu dirujuk ke RSHS,” beber Arif.
RSHS telah membenarkan bahwa pasien tersebut memang dirawat di rumah sakit pelat merah tersebut. Tetapi Yana Akhmad, Plh Direktur Utama RSHS menegaskan bahwa RSHS telah melayani pasien sesuai standar dan prosedur pelayanan.
Yana juga menyatakan bahwa pasien tidak mengalami kehabisan oksigen medis, ini dapat dilihat dari adanya beberapa tabung oksigen yang ada di ruangan pasien.
“Jadi sekali lagi okeigen yang diberikan kepada pasien tidak habis. Oksigen di RSHS cukup banyak tersedia malah kita punya generator oksigen,” kata Yana, saat memberikan keterangan kepada pers secara virtual, Jumat (21/5/2022).
“Selanjutnya keluarga pasien sejak datang ke IGD sudah dialukan prosedur, SOP, sudah dijelaksan diedukasi mengenai kondisi pasien sebenarnya, dan apa yang bisa kami lakukan, terkait penyakit yang diderita pasien. Kami simpati ke keluarga degan kondisi akhir dari pasien tersebut,” katanya.
Berita Terkait
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring