TANTRUM - Kesadaran mengelola arsip sangat penting dilakukan, baik oleh pemerintah, swasta, maupun individu. Namun kesadaran ini dinilai masih kurang. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, saat ini arsip masih dilihat sebelah mata, tak hanya bagi organisasi tetapi juga dalam birokrasi pemerintahan.
Tak hanya itu, lanjutnya, pentingnya arsip juga belum dirasakan oleh masyarakat. Padahal, kata Ema Sumarna, arsip merupakan bagian dari data, catatan peristiwa dan sejarah dari perjalanan kinerja suatu instansi sehingga jika hilang juga mengaburkan kerja yang telah dilaksanakan.
“Kalau kita analogikan arsip itu adalah otak," ujar Ema saat membuka Gebyar kearsipan Tahun 2022 dan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Rabu 25 Mei 2022.
Untuk itu, Ema mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan peningkatan tata kelola kearsipan di Kota Bandung melalui pencanangan GNSTA.
Pencanangan GNSTA bertujuan untuk membangun komitmen dan menumbuh kembangkan gerakan nasional sadar arsip sesuai dengan amanat Peraturan Kepala ANRI Nomor 7/2017 tentang Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip.
Ema meminta seluruh perangkat daerah dan stakeholder untuk terus berkomitmen pada peningkatan dan perbaikan pada tata kelola kearsipan di Kota Bandung.
"Semua harus punya komitmen bersama untuk daya dukung perbaikan kearsipan kota Bandung. Termasuk juga daya dukung anggaran tentang kearsipan," katanya.
Ia mengatakan, ini merupakan langkah awal penertiban sarana-prasarana dan pengelolaan anggaran kearsipan. Selain itu, Ema juga mendorong proses digitalisasi arsip di seluruh perangkat daerah.
"Arsip itu harus sudah berubah dari konvensional ke digitalisasi. Kita dorong adanya digitalisasi arsip di kota Bandung," ujarnya.
Ema berharap, melalui Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip diharapkan bisa menyadarkan seluruh perangkat daerah dan masyarakat sehingga manfaat dari gerakan tersebut mampu dirasakan oleh semua pihak.
"Pengelolaan arsip yang tertib melalui penyimpanan dan kemudahan akses informasi merupakan bukti akuntabilitas sekaligus bentuk pertanggungjawaban instansi atau lembaga dalam penyelengaraan negara," ujarnya.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus), Asep Saeful Gufron mengaku telah melakukan berbagai program dalam peningkatan kualitas kearsipan di Kota Bandung.
Pihaknya, kata Gufron, telah mengevaluasi melalui pengawasan kerasipan pada tahun 2021 dan audit internal pada tahun 2022 ini. Dari hasil pengawasan internal terhadap 30 perangkat daerah dan 30 kecamatan di lingkungan pemerintah kota Bandung didapatkan nilai rata-rata 57,14 dengan kriteria cukup.
"Nilai cukup tersebut salah satunya karena kita (pemkot Bandung) belum punya depo arsip yang terintegrasi," kata dia.
Namun, kata Asep, dari hasil pengawasan kearsipan eksternal Kota Bandung menduduki peringkat 2 Tingkat Provinsi dan peringkat 12 Tingkat Nasional.
"Pengawasan kearsipan eksternal dari nilai buruk pada 2017 meranjak naik menjadi predikat baik dengan nilai 79,83. Kota Bandung mendapat peringkat 2 untuk Jawa barat, dan 12 untuk nasional," ujarnya.
Dalam acara tersebut juga telah dilantik Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Cabang kota Bandung periode 2022 - 2025. Acara ditutup dengan penandatangan Komitmen Gerakan Nasional Sadar Arsip dan Penyerahan penghargaan pada perangkat daerah dan kecamatan dengan pengelolaan arsip terbaik.
Berita Terkait
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru
-
Kapan Persib Umumkan Perekrutan Sandy Walsh? Buriram United Kasih Kode Seperti Ini
-
Super League Belum Mulai, Persib Dilaporkan Mau Ganti Pelatih
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG
-
6 Shio yang Membawa Keberuntungan 3 Juli 2026: Rezeki, Cinta, dan Kebahagiaan Datang
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid
-
Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!