TANTRUM - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan setiap tahunnya menerima pasien yang terserang penyakit stroke sebanyak 500 orang.
Artinya dalam setiap bulannya, rumah sakit umum pemerintah tersebut menerima pasien dengan penyakit serupa sebanyak 40 orang.
Kepala subdivisi Cerebrovaskular Disease (Stroke) Departemen Neurologi RSHS Bandung Lisda Amalia mengatakan, kemungkinan jumlah pasien stroke di Jawa Barat lebih banyak lagi yang tercatat di rumah sakit lain.
Lisda mengaku banyaknya pasien stroke ini diakibatkan perubahan gaya hidup.
“Yang pertama adalah kemungkinan diet yang tinggi lemak, fast food, junk food kemudian banyak makan yang digoreng. Berkurang untuk aktifitas fisik seperti olahraga yang sifatnya bisa menurunkan kadar lemak jahat, kemudian pola stress dan kondsi - kondisi seperti itu yang mengubah proporsi stroke untuk menjadi usia lebih muda,” kata Lisda ditulis Bandung, Minggu, 29 Mei 2022.
Karena terang Lisda akibat perubahan gaya hidup itu, usia pasien stroke menjadi lebih muda.
Biasanya pasien yang terserang stroke dikisaran usia 60 tahun ke atas, namun kini ditemui banyak pasien usia 40 tahun bahkan 30 tahun.
Lisda menyebutkan gejala stroke menyerang seseorang mengalami keluhan secara mendadak. Misalnya seseorang yang biasanya dapat berjalan tetapi tidak bisa menggerakkan anggota tubuh
“Bicara lancar tadinya jadi pelo atau tidak jelas, tadinya bisa untuk melihat normal menjadi sulit untuk memfokuskan penglihatan jadi double atau juga salah satunya penurunan kesadaran, nah kalau udah saking beratnya itu juga bisa sampai ke penurunan kesadaran,” ujar Lisda.
Untuk mengantisipasi terserang stroke sebut Lisda, yaitu dengan meghindari penyakit yang menjadi pemicu.
Diantaranya mengendalikan pemicu penyakit hipertensi yaitu mengkonsumsi makanan bergaram secukupnya. Konsumsi garam yang ideal dalam satu hari adalah 2.3 gram.
Bagi seseorang yang terjangkit hipertensi, wajib mengkonsumsi obat darah tinggi dalam jangka waktu panjang dan cenderung seumur hidup.
Karena obat darah tinggi bukan untuk menyembuhkan dijelaskan Lisda, hanya untuk menurunkan kadar hipertensi dalam tubuh.
“Kalau dia ada diabet, maka kontrol diabetnya. Makan makanan yang tidak terlalu tinggi karbohidratnya, kemudian begitu pula untuk kolesterol, asam urat sama juga. Dan satu lagi antisipasi lainnya, saat tekena stroke harus mengikuti anjuran dokter sepenuhnya,” terang Lisda.
Divisi Cerebrovaskular Disease (Stroke) Departemen Neurologi RSHS Bandung menyebutkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir penyakit stroke disebut sebagai penyebab kecatatan pertama di dunia.
Sedangkan di Indonesia sendiri, stroke menjadi penyebab ke tiga kematian setelah penyakit jantung dan kangker.
Berita Terkait
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
4 Zodiak Paling Beruntung dan Makmur Sepanjang Agustus 2026, Ada Gemini dan Leo
-
Hutan Bukan untuk Tentara, YLBHI Cemas Pembangunan BTP TNI Picu Kerusakan Alam
-
Changan Nevo Q05 Meluncur di GIIAS 2026 Harga Mulai Rp 300 Jutaan
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
SPBUN-SGN Temui Dasco, Apresiasi DPR Fasilitasi Mediasi Buruh dengan Manajemen
-
Tak Sekadar Kejar Juara, Turnamen Sepak Bola Usia Muda Ajarkan Sportivitas dan Kerja Sama
-
9 Lipstik yang Tahan Lama dan Murah, Harga Mulai Rp20 Ribuan