TANTRUM - Hipertensi berkaitan dengan banyak penyakit. Salah satu yang cukup penting adalah gangguan peredaran darah di otak yang dikenal dengan nama stroke.
Menurut Ahmad Rizal, dokter bagian ilmu penyakit saraf Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi tiba-tiba yang berlangsung lebih dari 24 jam.
Atau menyebabkan kematian dalam waktu kurang dari 24 jam yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah otak.
"Gangguan pembuluh darah otak ini dapat berupa tersumbatnya pembuluh darah seperti stroke iskemia atau stroke infark, atau pecahnya pembuluh darah yaitu srtoke hemoragik. Dari semua faktor risiko yang ada, hipertensi merupakan faktor risiko yang penting karena dapat menyebabkan ke dua jenis stroke," kata Rizal ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Rizal menjelaskan di RSHS Bandung lebih dari 500 orang pertahun dirawat karena stroke. Secara umum disebutkan, bahwa kejadian stroke infark adalah sekitar 85 persen dan perdarahan 15 persen.
Di Negara Asia seperti di Thailand dan Cina sebut Rizal, didapatkan angka kejadian perdarahan yang lebih banyak.
Angka kejadian stroke dapat menjadi tolok ukur keberhasilan penanganan hipertensi secara umum di dalam masyarakat.
"Dalam laporan terakhir dari Departemen Kesehatan Indonesia, stroke dinyatakan sebagai penyebab kematian nomor satu di rumah sakit - rumah sakit pemerintah. Di banyak negara, stroke termasuk tiga penyakit yang menyebabkan kecacatan atau kematian," ujar Rizal.
Rizal menuturkan hipertensi yang lama, sedikit demi sedikit menyebabkan kerusakan pembuluh darah. Terdapat dua jenis kerusakan yang biasa terjadi.
Pertama yaitu penyempitan pembuluh darah seperti berkarat yang pada akhirnya akan menyebabkan penyumbatan, dikenal dengan nama stroke infark.
Kedua penipisan dinding pembuluh darah yang dapat pecah suatu saat yaitu stroke perdarahan.
"Proses kerusakan memakan waktu yang cukup lama. Pada umumnya lebih dari dua tahun,"
Stroke infark biasanya disadari saat penderita bangun tidur dan tidak dapat melakukan aktivitas harian karena merasa lemah separuh tubuh yang umumnya bertambah berat dengan perjalanan waktu.
Stroke perdarahan biasanya terjadi saat penderita melakukan aktivitas, dan seringkali diawali dengan nyeri kepala.
Tidak jarang didapatkan penurunan kesadaran dan muntah-muntah.
"Gejala stroke yang sering dikeluhkan seperti kelemahan otot wajah, lengan, tungkai, kaki, baal atau kesemutan pada wajah, lengan, tungkai, kaki, bicara reo atau sulit berkomunikasi. Selain itu gangguan penglihatan, penglihatan dobel, gangguan keseimbangan dan koordinasi, gangguan kesadaran, nyeri kepala dan gangguan menelan," ucap Rizal.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bukan Cuma yang Viral, Alyssa Daguise Beberkan Rahasia Pilih Skincare yang Aman untuk Baby Soleil
-
BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional