TANTRUM - Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi tiba-tiba yang berlangsung lebih dari 24 jam.
Atau menyebabkan kematian dalam waktu kurang dari 24 jam yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah otak.
Menurut Ahmad Rizal, dokter bagian ilmu penyakit saraf Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, terdapat dua macam faktor risiko stroke.
Diantaranya yaitu bisa dimodifikasi dan yang tidak bisa dimodifikasi.
"Fakor risiko yang tidak dapat dimodifikasi adalah faktor usia, jenis kelamin, keturunan dan ras atau etnik. Sedangkan faktor resiko yang dapat dimodifikasi adalah hipertensi sebagai faktor risiko yang paling penting, penyakit jantung, diabetes mellitus, hiperkolesterol, kegemukan, merokok serta narkoba dan alkohol," kata Rizal ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Faktor risiko yang dapat dimodifikasi ini jelas Rizal, merupakan lahan pencegahan yang bisa menjadi garapan bersama bagi masyarakat umum, praktisi kesehatan dan pemerintah.
Pencegahan yang paling penting adalah mengendalikan faktor risiko.
Apabila terdapat anggota masyarakat yang sudah diketahui menderita hipertensi, Rizal menekankan harus terus didorong untuk menjalani hidup yang lebih sehat.
Pola makan yang sehat, berhenti merokok, berhenti minum alkohol, olahraga teratur dapat dijadikan perhatian bersama baik di keluarga maupun di masyarakat umum.
"Pencegahan tahap kedua adalah dengan memberikan obat-obatan sesuai dengan penyakit yang ditemukan. Meminum obat hipertensi secara teratur dapat menurunkan risiko kejadian stroke di masa yang akan datang," ucap Rizal.
Namun apabila stroke sudah terjadi, maka langkah melakukan rehabilitasi adalah tindakan yang dilakukan setelah seseorang menderita suatu penyakit.
Rehabilitasi penderita stroke sebaiknya dilakukan sedini mungkin, dan melibatkan penderita sendiri, keluarga dan masyarakat atau lingkungan.
Rehabilitasi yang dimaksud yaitu dalam melakukan aktivitas harian, minimal ketika melakukan hygiene pribadi seperti mandi, buang air besar dan buang air kecil serta makan-minum.
Selain itu terdapat pula rehabilitasi psikologis untuk menghindari atau mengurangi depresi, rendah diri, perasaan bergantung pada orang lain.
"Rehabilitasi sosial berkaitan dengan pekerjaannya dan hubungan pasien dengan masyarakat. Tujuan tindakan rehabilitasi ini adalah kemandirian," ungkap Rizal.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123