TANTRUM - Jumlah orang dengan obesitas semakin hari semakin meningkat, terutama pada anak-anak.
Selain dapat mengakibatkan penyakit diabetes dan jantung, ternyata obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit Ginjal.
Menurut Ria Bandiara, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia Jawa Barat, obesitas berkaitan erat dengan risiko terjadinya diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular serta batu ginjal.
“Kegemukan akan mengakibatkan obesitas, dan obesitas akan mengakibatkan banyak penyakit salah satunya adalah penyakit ginjal,” ujar Ria ditulis, Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.
Ria menjelaskan pada obesitas, ginjal bekerja lebih keras menyaring atau memfiltrasi darah lebih banyak (hiperfiltrasi) untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh yang meningkat.
Peningkatan peran fungsi ini dapat merusak ginjal dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal kronik.
Ria menuturkan data tahun 2014 menunjukkan adanya 600 juta usia dewasa dengan obesitas di dunia.
Estimasi sampai tahun 2025, obesitas ini mencapai 18 persen pada laki-laki dan lebih 21 persen pada wanita di seluruh dunia, dan obesitas berat pada wanita dan pria masing-masing sebanyak 6 persen dan 9 persen.
"Pada negara tertentu bahkan obesitas mencapai lebih dari sepertiga populasi dewasa yang memberikan kontribusi signifikan terhadap buruknya derajat kesehatan serta tingginya pengeluaran biaya kesehatan setiap tahunnya," ungkap Ria.
Penjelasan itu didukung oleh Rudi Supriyadi, dokter spesialis gangguan terhadap sistem pencernaan dan organ hati Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
Rudi menjelaskan penderita obesitas mengalami risiko 83 persen lebih besar mengalami penyakit ginjal kronik daripada orang dengan berat badan normal.
Tercatat enam ratus juta orang di dunia mengalami obesitas ungkap Rudi, dan 220 juta diantaranya adalah anak sekolah.
Untuk orang Asia sebut Rudi, seseorang dinyatakan obesitas apabila indeks masa tubuh lebih dari 25 kg/m2 (untuk orang Asia), gangguan lemak darah (dislipidemia) serta lingkar perut lebih dari 90 centimeter untuk laki - laki dan lebih dari 80 centimeter untuk perempuan.
"Mayoritas orang dengan penyakit ginjal terjadi pada usia 40 tahun keatas. Namun beberapa tahun terakhir terjadi fenomena yang mengkhawatirkan, usia penderita penyakit ginjal semakin muda. Saat ini banyak anak-anak yang sakit ginjal dan terpaksa harus menjalani cuci darah secara berkala," terang Rudi.
Mengenali penyakit ginjal memang tidak terlalu mudah, karena pada umumnya penyakit ginjal tidak menimbulkan rasa sakit.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA
-
Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Jajanan Tradisional Pontianak yang Mulai Langka, Ada Batang Burok yang Bikin Nostalgia
-
Pegawai BPS Asal Sleman Ditemukan Tewas Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Bali
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
-
BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya
-
Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien
-
AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Assassins Creed Black Flag Resynced Rilis Juli 2026, Hadirkan Mekanisme Anyar
-
Kuota, Sinyal, dan Ketimpangan yang Tak Pernah Masuk Kebijakan
-
Apakah Daya 450 VA Bisa untuk Charge Motor Listik? Ini Solusi Supaya Tidak 'Jeglek'