TANTRUM - Di Pangandaran, Jawa Barat, terdapat Yayasan Raksa Bintana, lembaga yang bergerak di bidang konservasi penyu di kawasan Pantai Batu Hiu. Keberadaan lembaga konservasi ini menarik perhatian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) Kabinet Aksinergi 2022.
BEM Fikom Unpad pun melaksanakan program kerja bertajuk “Fikom for the Wild” yang mendukung upaya pelestarian satwa liar di Indonesia. Salah satu yang dilakukan berupa kunjungan dan penggalangan donasi untuk upaya konservasi penyu.
Azka Muhammad Ramadhan, wakil penanggung jawab kegiatan, mengatakan para mahasiswa melakukan kunjungan langsung ke Yayasan Raksa Bintana, lembaga yang bergerak di bidang konservasi penyu di kawasan Pantai Batu Hiu, Pangandaran, 3 – 5 Juni 2022.
Setibanya di Pangandaran, rombongan mahasiswa bersama dosen pembina Herlina Agustin, disambut langsung pemilik Yayasan Raksa Bintana, Ai Giwang Sari Nurani.
Azka menjelaskan, para mahasiswa mengaku mendapatkan dua pengalaman sekaligus saat mengikuti kegiatan “Fikom for the Wild” ini, yaitu edukasi dan rekreasi.
“Dalam kegiatan Fikom for the Wild ini, peserta telah menerima banyak pematerian yang utamanya mengenai status penyu di Indonesia yang ditetapkan sebagai hewan liar yang dilindungi menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa,” tuturnya, saat diwawancarai Kanal Media Unpad.
Selain melakukan eksplorasi terhadap keindahan alam di Pangandaran, mahasiswa diajak untuk melepasliarkan anak penyu berjenis lekang di Pantai Batu Hiu. Sebanyak 77 ekor anak penyu dilepas oleh para mahasiswa.
Azka mengatakan, secara umum, Yayasan Raksa Bintana merupakan lembaga yang berkomitmen merawat dan melestarikan penyu. Di yayasan tersebut teradapat tiga ekor penyu yang dirawat dan dibesarkan.
Selain itu, ada satu ekor yang tengah dirawat sementara dan akan segera dikembalikan ke habitat aslinya. Saat ini, yayasan dikelola secara perseorangan oleh keluarga pemilik. Sebagian besar pembiayaan berasal dari dana pribadi dan donatur tunggal.
Pihak yayasan juga berencana membangun fasilitas berupa ruangan untuk mengedukasi anak-anak lokal untuk lebih mengetahui dan meningkatkan perhatian terhadap habitat penyu.
Untuk itu, BEM Fikom Unpad berupaya berkontribusi dengan menggalang donasi umum melalui akun instagram resmi BEM Fikom Unpad serta dibagikan oleh peserta dan panitia kegiatan melalui akun media sosialnya masing-masing. Donasi berupa uang tunai telah diberikan langsung kepada pemilik yayasan.
Tag
Berita Terkait
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan
-
Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Toleransi Beragama di TPQ Aulia
-
5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa
-
Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan