/
Selasa, 07 Juni 2022 | 10:45 WIB
Kemenperekraf

TANTRUM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama Yayasan Indonesia Setara yang diinisiasi oleh "Rumah Sandiuno Indonesia" menggelar pelatihan membatik

Kegiatan pelatihan membatik itu untuk meningkatkan kualitas masyarakat yang memiliki keunggulan dalam membatik.

"Kami melihat banyak sekali ibu-ibu yang memiliki keunggulan membatik. Ini kami siapkan karena Banyuwangi akan segera bangkit kembali sehingga harus dibangun agar memiliki daya saing dan menjadi oleh-oleh wisatawan," ujar Sandiga Uno di Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alimin, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin, 6 Juni 2022.

Setelah pelatihan membatik, Sandi menjanjikan pendampingan dan diberi bantuan dalam pemasaran produk serta perizinan sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Mereka rupanya sangat antusias untuk mengembangkan industri batik, jadi kami akan melakukan pendampingan setelah ini dan membantu pemasaran, serta bantu perizinan-nya," ucap Sandiaga.

Ketua Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alimin Gusdur Muzi Muftadi Asimbari berharap, pelatihan seperti ini dapat terus dibina sehingga memacu kreativitas masyarakat dan santri.

"Dengan pelatihan membatik ini sebagai gerakan atau kreativitas sehingga membatik ini dapat terus dididik dan dibina," kata Gusdur.

Ia menjelaskan, nantinya pelatihan yang telah diselenggarakan akan diajarkan kembali kepada masyarakat sekitar dan juga santri. Kegiatan pelatihan tersebut dapat terus dilakukan sehingga dapat menaikkan ekonomi di pondok pesantren.

"Nanti akan diajarkan kembali ke santri atau masyarakat umum, tentu bisa menaikkan ekonomi di sini. Sekarang kan pondok pesantren itu mengajarkan untuk hidup mandiri. Jadi, tidak hanya mengaji kitab kuning, namun juga berdagang atau berproduksi," katanya.

Load More