TANTRUM - Program transformasi yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan pelat merah diklaim telah menghasilkan kenaikan laba bersih hampir 1.000 persen dari sebelumnya Rp 13 triliun pada 2020 menjadi Rp 126 triliun pada 2021.
Bahkan, kinerja ini dapat pujian dari Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, yang menyampaikan Menteri Erick berhasil mencatatkan sejarah dengan laporan keuangan BUMN yang terkonsolidasi.
"Ini semua karena transformasi yang dilakukan oleh BUMN baik itu transformasi sumber daya manusia, teknologi, finansial, dan model bisnis," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu, 8 Juni 2022.
Selain program transformasi yang dijalankan dengan baik, kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pelat merah itu turut mendukung kenaikan laba bersih pada tahun lalu.
Menurut dia, pemulihan yang dialami oleh BUMN dari fase sebelum pandemi menjadi setelah pandemi juga turut mendorong kenaikan laba bersih tersebut.
"Kontribusi ini diberikan oleh sektor perbankan, telekomunikasi, tambang, perkebunan, dan farmasi, dengan bukti ini, transformasi yang ada saat ini ada di track yang benar dan akan diteruskan," kata Arya.
Pada 2021, total pendapatan BUMN mencapai Rp 1.983 triliun atau setara 99 persen dari pendapatan APBN. Adapun total pajak, dividen, dan penerimaan negara bukan pajak yang diberikan BUMN secara konsolidasi mencapai Rp 371 triliun.
Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam mengapresiasi capaian Kementerian BUMN dalam meningkatkan kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah meski di tengah tantangan pandemi.
"Kepemimpinan Erick Thohir dalam mengelola BUMN telah berhasil melampaui sejumlah target yang dicanangkan oleh pemerintah," katanya.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026